Peternak Lebah Kelulut Aceh Timur Datangi Dua Profesor Asal Sumatra Barat


author photo

1 Sep 2018 - 22.47 WIB


RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Warga peternak lebah madu kelulut Aceh Timur (trigona) menghadirkan dua Profesor ahli lebah dan hama asal Sumatra Barat ke Aceh Timur, guna mendapatkan pelatihan budidaya Lebah dan pemanfaatannya.

Pelatihan tersebut dipasilitasi oleh KPHP Banda Aceh wilayah 1 dan dukung oleh KPHP Aceh Timur. Acara ini digelar dua hari sejak kemarin yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Indra Makmu, dan acara diawali dengan teori dan pengenalan jenis kelut serta hama yang dimaterikan oleh Prof. Dr. Hj. Siti Salmah peneliti ahli kelulut dan Prof. Dr. Ibdrus Abbas peneliti ahli hama kelulut, keduanya merupakan pasangan suami istri yang juga mantan Dosen dari Universitas Andalas Padang Sunatra Barat.

"Pelatihan lebah madu kelulut ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Timur" kata Alrahman koordinator acara yang juga peternak Lebah kelulut asal Julok. Sabtu, 01 September 2018.

Menurut Rahman , pelatihan yang dilaksanakan di aula Camat Indra Makmu dan juga hari ini dipusatkan disalah satu lokasi budidaya kelulut, tepatnya di Desa Tepin Raya,  Kecamat Julok ini turut bekerja sama dengan dengan perusahaan Migas, PT Medco E&P Malaka Blok A. Kegiatan ini merupakan inisiatip peternak lebah kelulut Aceh Timur yang mengkoordinasi dengan pihak KPHP. Ungkapnya.

Masih kata Rahman, pelatihan tersebut diikuti oleh kelompok pembudidaya Lebah kelulut kecamatan Indra Makmu, Julok, serta perwakilan dari kecamatan Peudawa, Darul Ishan, Peureulak, bahkan juga turut hadir peternak dari Langsa, Sabang dan Lhokseumawe.

Selain itu, Suryanto salah satu peternak sukses Aceh Timur asal Indra Makmu ini mengatakan, dengan adanya pelatihan budidayakan lebah madu kelulut ini dapat memberikan kinerja yang baik dan usaha yang efektif bagi masyarakat, serta dapat menjadikan percontohan untuk masyarakat yang ada di Aceh Timur dan sekutarnya. Ungkap akrab disapa Anto.

Anto menjelaskan, program pelatihan tersebut sangat cocok untuk menggali potensi alam melalui pembudidayaan lebah madu kelulut.

Dia mengatakan selain mudah dibudidaya, hasil dari lebah madu kelulut ini juga sangat menguntungkan, dengan panen yang tidak begitu lama, hanya dalam satu bulan.

"Madu kelulut juga memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Membudidayakanya pun tegolong aman dan tidak sulit meski dekat dengan permukiman, asalkan tersedia sumber makanan bagi madu kelulut," ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Siti Salmah peneliti ahli kelulut mengatakan, kegiatan ini diawali dengam teori pengenalan jenis kelulut dan hama, serta jenis makanan dan cara membudidaya yang benar, serta cara pemasaranny. ungkapnya

"Alhamdulillah, hari ini kita langsung praktek di lokasi budidaya lebah, dan kami memberi pelatihan tentang ternak dan memanen madu yang benar" jeolasnya. 

Selain itu Profesor juga mengajarkan cara pemanfaan selain madu yaitu tripolen untuk dapat dimanfaatkan menjadi manfaat yang berguna, salah satunya menjadikan sabun madi dan pembersih wajah" kata Prof. Dr. Hj. Siti Salmah.(R)
Bagikan:
KOMENTAR