Lhok Mambang dan Blang Keude, Juara I dan Runner-up Lomba Masak Kue dan Makanan Tradisional Bergizi


author photo

18 Sep 2018 - 18.13 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Gampong Lhok Mambang dan gampong Blang Keude Kecamatan Gandapura keluar sebagai Juara I dan Runner-up dalam kegiatan perlombaan Masak Kue dan Makanan Tradisional Bergizi yang digelar di halaman kantor BKAD PNPM kecamatan setempat, Selasa (18/9/2018)

Sementara Juara III di raih gampong Cot Jabet. Untuk Juara Harapan I gampong Teupin Siron, Harapan II gampong Geurugok dan Harapan III gampong Paya Baro.

Sejumlah kelompok dari perwakilan gampong  yang meraih juara tersebut bersaing dalam kategori Lomba Makanan Tradisional Bergizi yang langsung dilakukan demo masak di lokasi lomba. Mereka bersaing dengan 12 Gampong lainnya, yang mewakili empat mukim di Kecamatan Gandapura.

Selain itu, gampong Blangguron berhasil meraih juara I kategori Masak Kue tradisional, di susul gampong Samuti Makmur juara II dan gampong Paloh Me harus pasrah di Juara III

Sementara untuk juara Harapan I, II dan III diraih gampong Cot Mane, Cot Puuk dan Lapang Timu.

Masing-masing para juara mendapat Tropi dan hadiah berupa satu unit kompor gas dan seperangkat alat masak.

Perlombaan yang diikuti 12 gampong yakni, 
Blang Keude, Lhok Mambang, Geurugok, Paya Baro, Cot Puuk, Paloh Me, Cot Jabet, Teupin Siron, Blangguron, Lapang Timu, Cot Mane dan Samuti Makmur merupakan hasil kerja sama BKAD PNPM Gandapura dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian (Disnakertransperind) Pemkab Bireuen dan turut didampingi P3MD Kecamatan.

Aneka makanan tradisional khas Aceh, seperti, gule pliek, asam udeung, bandeng presto panggang, asam kiro, gule reuboh, Keumamah, rujak pliek, bandeng asam keueng, Mujair peupliek, Bace Peupliek, Bawai panggang, Payeh (pepes) udang, pepes ikan asin, pepes ikan, bing (kepiting) leumak dan lainnya di demo masak oleh puluhan ibu-ibu dihadapan dewan juri dari kabupaten Bireuen dan disaksikan warga setempat dan sekitarnya.

Selain makanan, aneka kue tradisional seperti Keukarah, Loyang, Kue Supet dan sejenisnya juga langsung dimasak di tempat oleh para peserta.

Kepala Disnakertransperind melalui Sekdis M.Jamil S.Pd dalam sambutannya mengatakan, "hasil kerja keras dan inovasi ibu-ibu akan mendapatkan pekerjaan sendiri bahkan dapat menciptakan pekerjaan dan menampung tenaga kerja, serta dapat menjadi industri rumah tangga (home industri) nantinya",

Lanjutnya, "dengan adanya kegiatan ini, juga dapat melestarikan kuliner tradisional Aceh dan dikenal sama generasi muda. Semoga kedepan kegiatan ini dapat terus di giatkan lagi dengan melibatkan semua gampong se-kecamatan, khususnya Gandapura", pintanya.

Hal senada pada kesempatan yang sama juga dikatakan Ir. M.Yusuf Adam, Anggota DPRK Bireuen ini, katanya, "ini merupakan langkah awal dalam membangitkan dan melestarikan kuliner tradisional Aceh yang bergizi, disamping itu juga dapat memberdayakan perempuan dengan menampilkan keahlian memasak yang nantinya bisa menjadi skil untuk bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha kecil", ujar M.Yusuf yang juga senior pemberdayaan di era PNPM-Mandiri

Tambah Mantan Imum Mukim Gandapura Timu ini, "sejatinya kegiatan perlombaan ini dapat diteruskan dan diikuti oleh semua desa se-kecamatan dengan melibatkan Pendamping P3MD Kecamatan demi mewujudkan desa mandiri khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan TP-PKK gampong", harap M.Yusuf yang diamini oleh para peserta dan sejumlah Keuchiek yang berhadir. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR