Kecamatan Kutablang Launching Perdana "Uroe Peukan" Minggu


author photo

16 Sep 2018 - 22.06 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Hari Pekan (Uroe Peukan) di Kecamatan Kutablang hari ini Minggu (16/9/2018) merupakan Launching Perdana.

Hal itu ditandainya dengan pembukaan pada Sabtu (15/9) malam di pusat pasar Kutablang dengan pergelaran seni Rapai yang disaksikan tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat Kutablang.

Menurut pantauan Radar Aceh, Minggu (16/9) dilokasi, memang nampak berbeda dengan hari-hari biasanya di pasar kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Gandapura belasan tahun silam itu.

Sejumlah pedagang pakaian jadi menggelar dagangannya di tempat yang telah disediakan pengurus pasar, yakni di depan pertokoan pinggir ruas jalan nasional Medan-Banda Aceh.

Selain itu, pedagang kitab, buku, hasil bumi dan lainnya, juga turut menghiasi hari pekan perdana di kecamatan tetangganya Makmur dan Gandapura itu yang telah sekian tahun masyarakat setempat menanti adanya hari pekan.

Keberhasilan pelaksanaan hari pekan tersebut tak lepas dari peran Muspika, Camat Kutablang bersama tokoh masyarakat setempat yang telah menetapkan hari Minggu sebagai hari pekan.

Camat Kutablang, Mukhsen, S.Ag yang ditemui Radar Aceh di kawasan Pasar Kutablang, Minggu (16/9) menyebutkan, pencanangan hari pekan di kecamatan yang dipimpinnya itu sudah lama di usulkan oleh para tokoh masyarakat, tapi baru bulan ini hajat mereka terpenuhi.

"Pembukaan hari pekan sudah lama di sampaikan oleh para tokoh masyarakat, namun baru sekarang wacana ini terlaksana," ujar Mukhsen.

Lanjut Camat, "terkait penetapan hari pekan tersebut, telah dilakukan melalui musyawarah sebelumnya dengan segenap tokoh masyarakat, Keuchiek dan Muspika. Selanjutnya keinginan mereka itu saya sampaikan ke kabupaten pada dinas terkait", sebutnya

Sementara itu, untuk mengisi lokasi atau lapak hari ini, pihaknya telah mengundang sejumlah para pedagang untuk ikut berpartisipasi berjualan.

"Alhamdulillah ada sejumlah 50 pedagang hari ini yang menggelar lapak dagangannya, dan masyarakat pun ramai yang berbelanja.

Sudah masuk laporan ke pihak kami ada tambahan 20 pedagang lagi. Hari ini sudah saya datangi beberapa pedagang yang mengaku dagangan laku, salah satu pedagang yang jual jagung katanya,  biasanya laku 20 kg, hari ini bisa terjual 25 kg" jelasnya.

"Kami juga berharap, dengan adanya hari pekan di Kutablang, selain dapat menampung dan menyerap tenaga kerja juga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Kutablang khususnya, serta akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya", pungkas Camat Mukhsen. [SR]


Bagikan:
KOMENTAR