EW-LMND : Kasus Salah Tangkap Bukti Lemahnya Kinerja Intelejen di Wilayah Hukum Aceh Utara


author photo

2 Sep 2018 - 13.49 WIB


Aceh --- Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EW-LMND) Aceh meminta kapolda untuk mengusut tuntas terkait tindakan salah tangkap terhadap tiga warga .Ini terkait terbunuh nya Bripka Faisal yang terjadi di kawasan pantai bantayan, kecamatan seunuddon kabupaten Aceh Utara.

Ketiga Orang tersebut adalah warga yang berprofesi sebagai tukang ojek ,yaitu Syahrul,Faisal,dan Bahagia,warga Gampong Meunasah Asan,Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Ketua EW - LMND Aceh, Munzir Abe mengatakan, kejadian salah tangkap ini pihak kepolisian harus bertanggung jawab. Karena penganiyaan yang di lakukan aparat polres Aceh Utara terhadap korban melanggar Hak Asasi Manusia.

Munzir menambahkan, seharus kepolisian dalam menjalan tugas nya harus ada investigasi yang matang agar kemudian tidak merugikan orang yang tidak bersalah.

Dan ini menjadi bukti lemahnya kinerja intelejen dalam hal investigasi suatu kasus di wilayah hukum polres Aceh Utara.

Harapan kami polda Aceh harus Pro Aktif dalam mengusut kasus tindakan salah tangkap ini. Karena permintaan maaf saja tidak cukup karena ini menyangkut esensi seorang manusia. Dan polda harus berjanji kejadian serupa tidak terulang lagi,"tutupnya (R)
Bagikan:
KOMENTAR