Bisu, Tersangka Pembunuh Herizal warga Kutablang Diserahkan Polres Bireuen ke Jaksa


author photo

26 Sep 2018 - 00.37 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Tersangka Pembunuhan E alias Bisu (32) diserahkan Satreskrim Polres Bireuen kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bireuen, pada Selasa (25/9/2018) 

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto, SE, SH melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama, SH, sebutnya, "penyerahan tersangka kepada Kejaksaan, dikarenakan oleh JPU berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P21) dengan Nomor:B-2504/N.1.19/Ruh.1/09/2018. Tanggal 12 September 2018.

Ia juga menyebutkan, tersangka merupakan warga Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen terlibat tindak Pidana Kejahatan terhadap jiwa orang (pembunuhan) 
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 354 ayat 1 dan ayat 2 Jo Pasal 338 KUHP",terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Jumat (1/6/2018) sekira pukul 03.40 WIB, tersangka E alias si Bisu diduga melakukan pembunuhan terhadap korban Herizal  dengan cara menikamnya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Selanjutnya, selang waktu 16 jam setelah  pelaku menghabisi nyawa korban, tim gabungan Satreskrim Polres Bireuen, Polsek Gandapura dan Polsubsektor Kutablang berhasil menangkap pelaku pada Jumat (1/6/2018) malam, sekira pukul 20.40 WIB di gampong Rancong Kecamatan Kutablang, tepatnya di jalan rabat areal persawahan.

Sebelumnya, tindak pidana kejahatan pembunuhan terhadap korban Herizal yang diduga dilakukan Bisu, dengan dugaan tersangka hendak mencuri di bengkel milik Hamdani yang lokasinya berdampingan dengan rumah korban Herizal di gampong Lhoknga Kecamatan Kutablang, saat itu korban hendak pulang kerumah makan sahur pada Jumat dini hari (1/6/2018) diperkirakan pukul 03.35 WIB.

Dugaan ketika itu, korban mencegah dan pelaku melakukan perlawanan dengan cara menusuk korban menggunakan pisau sebanyak tiga kali yang mengenai bagian perut dan satu kali mengenai bagian tengah dada korban.

Dalam kondisi kritis, korban sempat dibawa ke Puskesmas Kutablang dan kemudian dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen guna mendapatkan pertolongan medis. Naas, nyawa korban tak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, pada Jumat (27/7/2018) lalu dari hasil reka ulang yang digelar di Aula Pesat Gatra Polres Bireuen, terungkap fakta bahwa perbuatan pelaku terhadap korban Her malah terkait narkotika jenis sabu-sabu. 

Lalu tersangka emosi kepada korban dikarenakan sabu tidak sesuai permintaannya. Mereka terlibat cekcok hingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban kena tusukan dan akhirnya merenggang nyawa. [SR]

.
Bagikan:
KOMENTAR