Ribuan Mahasiswa Baru IAIN Langsa Dibekali Wawasan Kebangsaan


author photo

29 Agu 2018 - 21.10 WIB


LANGSA - Sebanyak 1280 mahasiswa dan mahasiswi baru yang mengikuti orientasi di Universitas Institut Agama Islam Negeri Langsa atau yang dikenal dengan (IAIN)di Aula Universitas setempat,Desa Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Rabu (29/08/2018).

Orientasi tersebut setiap tahun memang selalu diadakan oleh Universitas IAIN dan bekerjasama dengan Kodim 0104/Aceh Timur, seperti sekarang ini para Mahasiswa dan Mahasiswi dibekali materi Wawasan Kebangsaan.

Komandan Kodim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis yang diwakili Pasiintel Kodim 0104 Atim Lettu Chb Rofingi A. S memberikan materi wawasan kebangsaan kepada 1280 Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas IAIN Langsa. 

Dalam pembekalannya, Lettu Rofingi A.S menyampaikan bahwa situasi saat ini sangat kompleks, baik dari sisi ideologi, sosial, ekonomi, dan budaya. Materi wawasan kebangsaan kita berikan melihat perkembangan permasalahan yang terjadi saat ini yang membutuhkan perhatian serius dari semua unsur masyarakat, termasuk mahasiswa, ujarnya.

Dengan perhatian semua pihak, maka diharapkan para Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas IAIN langsa ikut dalam membangun bangsa, paling tidak bisa tetap menjaga merah putih, dan keutuhan NKRI, tegasnya. 

Rofingi juga mengingatkan kepada para Mahasiswa terkait proxy war, yaitu perang yang tidak diketahui lawannya tapi dapat dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahasiswa juga sudah merasakan adanya proxy war. Karenanya mahasiswa harus hati-hati dan jangan terlena. Proxy war sudah masuk ke seluruh sendi di negara kita, baik sosial, budaya, politik dan ekonomi. Ini ancaman bagi kita, tegas pasintel.

Lebih Lanjut Lettu Rofingi juga mengupas 4 Pilar Kebangsaan di antaranya Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 hingga bagaimana sistem keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari kepulauan ini. 

Hal ini tidaklah mudah karena berbagai sisi wilayah Negara kita dapat dengan mudah dimasuki oleh negara lain, namun sistem yang paling cocok dan terbukti ampuh adalah Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta) dimana TNI dan Polri sebagai kompartemen utama dan masyarakat termasuk adik-adik sebagai kompartemen pendukungnya, tutup Pasintel Kodim 0104/Atim itu.(W)
Bagikan:
KOMENTAR