Pemko Subulussalam Diminta Segera Buat Regulasi Gas Elpiji


author photo

7 Agt 2018 - 16.34 WIB


RadarAceh --- Selasa (07/08) Harga gas Elpiji tabung 3kg terus merangkak naik dan bisa mencapai 35 ribu rupiah di beberapa kecamatan di Kota Subulussalam.Padahal ada dua agen gas elpiji bersubsidi (tabung 3kg) di kota ini.

Dafli seorang pengawas dari PT Rizqi Bersaudara Gas (PT.RBG) selaku perusahaan agen gas, perusahaannya tidak ada melakukan penimbunan gas subsidi," ujarnya.

Dafly juga mengatakan perusahaannya menerima orderan gas 3 kg dari Pertamina  Depot Merek Kab.Tanah Karo sebanyak 1.120 tabung  setiap harinya kecuali hari minggu (libur).Berarti lebih kurang perminggu sebanyak 6.720 tabung gas,"ujarnya.

Masih menurut Dafly,PT.RBG merupakan agen Gas Elpiji tabung 3 kg untuk wilayah Kota Subulussalam dan tidak pernah membagikannya ke luar kota tersebut.Serta membagikan kepada 22  Usaha Dagang (UD) sebagai pangkalan gas elpiji 3 kg yang ada di kota ini.Diantaranya ada18 UD masing - masing mendapat 40 tabung,UD Dalian Natolu 150 tabung,UD Rafki 50 tabung,UD Karina LPG 50 tabung dan di SPBU 150 tabung. Semua kita jual kepada pangkalan tersebut diatas,dengan harga 18.500 rupiah.Menurutnya bisa saja harga jadi melambung karna ada beberapa rumah makan yang terkenal di kota ini memakai 30 tabung/perhari gas elpiji 3Kg ini,"ujarnya.

Sementara itu pemilik PT.Laut Tawar Beuna Gas (PT.LTBG) yang juga agen Gas Elpiji bersubsidi Usunudin di ruang kerjanya mengatakan, saat ini kami menjual gas elpiji 3 kg kepangkalan seharga 19.500 rupiah.Dan jumlah perminggunya kami mensuplai  gas tabung 3kg dari depot Merek sebanyak 5.040 tabung.Didistribusikan kepada 11 pangkalan atau Usaha Dagang yakni UD.Bumdes desa Sepadan,UD Longkib Gas desa Bangun Sari,UD Arita gas di Penanggalan, UD Ayu gas di Subulussalam,UD Barang Air di  Rundeng,UD Bimas Gas di Longkip,UD KIA Gas di desa jambi baru,UD Lutfi Gas di Sultan Daulat,UD Mahara Gas di Subulussalam,UD Majid di desa  Kp.Baru dan UD Tugu di Subulussalam.Masing-masing pangkalan  per dua hari  sekali mengorder bervariasi jumlahnya, dari 30 tabung hingga 50 tabung gas.

Pemilik PT.LTBG ini juga mengatakan,"perihal HET gas 3 kg ini pada 1 Agustus kemarin sudah kita rapat dan bahas bersama Instansi terkait Kota Subulussalam.Dihadiri Asisten II Lidin Padang,Kabag Ekonomi Reno Saraan,Kadis Disperindag UKM Masri,SP,Usunuddin ( owner PT.LTBG) dan Safriadi Manik (Oyon) owner PT.RBG diruang Kadis UKM Kota Subulussalam",ujarnya.

Pada rapat tersebut pengusaha Agen gas meminta kepada pemerintah kota Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk gas elpiji Subsidi tabung 3 kg sebesar 22.500 rupiah pada pangkalan.Hal tersebut masih dalam penilaian lebih lanjut dari pemerintah dan sampai sekarang belum juga ada kabar keputusannya.PT.LTBG juga menyuplai gas elpiji 12 kg sekitar 400 tabung perminggu dan tabung 5,5 kg sebanyak 150 tabung perminggu,yang diperuntukan bagi warga mampu dan perusahaan industri.

Dengan adanya kejelasan data ini tentunya jadi Pekerjaan Rumah (PR ) bagi pemerintah Kota Subulussalam untuk membuat regulasi terkait siapakah yang berhak menerima gas elpiji bersubsidi  tabung 3 kg,antara warga KURANG MAMPU dengan warga mampu dan perusahaan industri seperti Rumah Makan,Restaurant,Hotel dan  Perkantoran,sehingga harga gas subsidi ini bisa menjadi wajar dan gas elpiji subsidi tabung 3kg ini tidak menjadi langka," ujarnya.

Warga meminta agar pemerintah Kota Subulussalam merazia perusahaan-perusahaan yang masih menggunakan gas elpiji subsidi tabung 3 kg.Total suplai gas subsidi pada dua Agen gas yang ada di kota ini sebanyak  11.760 tabung perminggu.Belum termasuk gas tabung pink 5,5kg dan tabung 12kg (untuk warga mampu) yang saat ini jadi terkondisikan menumpuk di gudang-gudang Agen tersebut. Karena warga mampu di kota ini tidak mau membelinya tetap membeli yg 3kg.Padahal harga gas tabung 12 kg sebesar 155 ribu dan tabung pink 5,5kg seharga 75ribu rupiah.

Pemko Subulussalam harus turun tangan tertibkan harga pasaran gas elpiji tabung 3 kg dan buat regulasi apa dan siapa yang berhak sebagai pengguna gas subsidi tersebut, (ID)
Bagikan:
KOMENTAR