LSM LPLHI Pinta Pemko Subulussalam Tertibkan Galian C Liar


author photo

15 Agt 2018 - 09.13 WIB


Radaraceh --- Tim Investigasi  LSM Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) Kota Subulussalam Ipong menemukan adanya pertambangan galian C tanpa izin, Selasa (14/08).

Menurut Ipong di desa Danau Tras Kec.Sp.Kiri ada lokasi penambangan (quary) baru galian C yang tidak memiliki izin.

Ipong mengatakan quary tersebut dijadikan lokasi pengambilan material pasir batu (sirtu) oleh sebuah perusahaan besar (PT.A) untuk pekerjaan peningkatan jalan Panglima Saman di Kec.Rundeng dengan dana milyaran rupiah.Diduga perusahaan besar tersebut melakukan ini untuk menghindari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Subulussalam.

Ipong meminta kepada dinas terkait untuk menindaklanjuti perihal ini,karena menyangkut PAD Subulussalam.Dan berharap Pemko Subulussalam untuk menegakkan Perda dan Qanun yang ada.Termasuk AMP yang tak memiliki izin yang ada dikota ini segera ditindak bila perlu ditutup karena tidak ada kontribusi/keuntungannya bagi daerah.

Sementara itu pemilik Quary berinisial RA mengatakan memang betul surat izin kami mati atau tidak ada.Dan untuk mengurus izin galian C saat ini wajib ke Propinsi,itulah kendala kami,"ujar RA.(ID)
Bagikan:
KOMENTAR