Karyawan Kolam Renang Labersa Duri Diduga Korban Pertama Sebelum Diresmikan


author photo

23 Agt 2018 - 17.14 WIB


Duri,Riau,"Radaraceh.com - Sebelum diresmikan Water Park Wahana Kolam Renang Labersa Kota Duri yang berada tidak jauh dari RSUD Duri atau yang lebih di kenal oleh Masyarakat Kota Duri ini adalah, lokasi perumahan BTN daerah sekitaran Stadion Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, Managemen Wahana Kolam Renang Labersa sudah beberapa kali mengadakan uji coba kelayakan oleh pihak pengelolanya.

Salah satu karyawan Wahana Kolam Renang Labersa Duri, diperkirakan sekitar jam pukul 16:00 wib. warga RW/08 Kelurahan Air Jamban Tenaha Harian Labersa mengalami kecelakaan di duga korban pertama saat dalam kegiatan uji coba seluncuran pelangi 16 meter, sebelum diresmikannya Wahana Kolam Renang Labersa, korban diduga mengalami luka parah di sekitaran Kepala dengan jahitan di perkirakan dengan 8 luka jahitan, korban (I.S) yang juga karyawan Wahana ini juga mengalami sakit di pinggang dan perutnya.

Korban luka di sekitaran bagian batok kepalanya yang di duga akabit hasil uji coba sebelum diresmikannya  Water Park Wahana Kolam Renang Labersa Duri untuk sementara ini masih terbaring di RSUD Duri untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius oleh pihak medis.

Dijumpai pihak Managemen pengelola Water Park Wahana Kolam Renang Labersa Duri, sampai berita ini di tayangkan belum bersedia untuk dimintai tanggapannya mengenai adanya jatuh korban di saat uji coba Wahana Kolam Renang Labersa Duri yang di laksanakan beberapa hari yang lalu.

Oleh Jurnalist media ini di saat berkunjung ke lokasi Water Park Wahana Kolam Renang Labersa Duri, pada 23/08/18 di pintu pagar gerbangnya sudah di tunggu oleh beberapa orang tenaga pengaman Security dari PT Haratio Nica, melalui Koordinator Keamanannya, (T.M) yang didampingi oleh (IZ). (AS). (IM) mengatakan, dari pihak Managemen (red" GM. Rusdi) tidak ada haknya dan bersedia untuk di wawancaranya dalam terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan karyawannya menjadi korban dengan 8 jahitan di sekitar batok kepala tersebut, melalui pihak Security menyampaikan kepada Jurnalist Media ini," ma'af bapak-bapak Wartawan, menurut pimpinan kami barusan disampaikan, tidak bersedia untuk di jumpai dan di wawancara dan hal ini bukan wewenang dan tanggung jawabnya,"sampainya pihak Security kepada Wartawan Media ini.(mir)
Bagikan:
KOMENTAR