Dua Atlit Aceh Siap Sumbangkan Emas Untuk Indonesia


author photo

11 Agt 2018 - 12.45 WIB


Jakarta --- Dua atlit Aceh siap memenangkan emas untuk Indonesia pada event Asian Games 2018, kedua atlet nasional andalan Aceh, yakni Nurul Akmal, 25, dan Surahmat,29.

Kedua lifter peraih emas PON Jabar 2016 ini sejak Januari lalu sudah masuk karantina di Pelatnas Asean Games di Jakarta Pusat. Karena sudah mendekati pertandingan, pengurus KONI Aceh terbang ke Jakarta mengunjungi Pelatnas.

Nurul dan Surahmat yang bertemu dengan Senator Fachrul Razi di Jakarta pada Kamis (9/8/2018) pada saat jamuan bersama dan penyerahan bantuan oleh Pengurus KONI Aceh kepada kedua lifter terbaik asal Aceh yang dihadiri Ketum Umum KONI Aceh Muzakir Manaf, Ketua Harian KONI, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak, Wakil Ketua KONI Aceh, Bahtiar Hasan, Sekretaris KONI Aceh, M Nasir Syamaun, Bendahara KONI, Kennedy Husein, Ketua Bidang Sport Science dan Iptek KONI Aceh, Aldin NL dan Pelatih lifter Aceh Effendi Eria.

Hadir pula mantan Pangdam IM, Jali Yusuf, Senator asal Aceh, Fachrul Razi, mantan Bupati Abdya, Jufri Hasanuddin, serta Muharam, eks Panglima GAM Aceh Besar, di rumah makan seafood, Pelangi, khas Makasar Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat,Sabtu (11/08).

Nurul dan Surahmat merupakan generasi penerus Aceh yang saat ini menjadi andalan nasional untuk merebut emas. Kedua atlet ini bertekad akan memberikan terbaik bagi Indonesia. "Doakan Nurul meraih yang terbaik. Bila meraih emas Alhamdulillah," kata Nurul Akmal kepada media.

Kepada Senator Fachrul Razi, Nurul menceritakan pengalamannya dalam melatih dirinya untuk menjadi atlet terbaik. "Fokus dan sungguh-sungguh adalah kunci keberhasilan Nurul," Jelas Fachrul Razi. 

Menurut Senator muda ini, Nurul dan Suratman adalah aset terbaik Aceh, mereka memiliki mimpi dan tekad yang luar biasa, serta dukungan orang tua dan keluarga. 

"Keberhasilan Nurul dan Suratman karena mereka yakin akan diri mereka sendiri dan memiliki tekad yang kuat dalam menaklukkan cita cita mereka sebagai atlit nasional dan internasional, pemikiran dan pola pikir seperti inilah yang kita butuhkan kepada semua generasi muda Aceh saat ini," jelas Senator Aceh yang juga motivator dan pendiri Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA).

Nurul merupakan atlit angkat besi untuk snacht (angkatan langsung) seberat 115 kg dan clean & jerk 150 kg. Dari dua angkatan tadi jumlahnya ditotalkan dan angkatan Nurul 265 kilogram dan angka itu yang terbaik di kelasnya sampai saat ini. Sementara Suratman di Angkatan snacht saya 125 kg dan clean and jerk 155 dengan Pelatih asal Aceh Affendi Aria.

Senator Fachrul Razi yakin kedua atlit terbaik ini insha Allah akan menyumbangkan emas untuk Indonesia. "Yakin, Usaha, Menang," pesannya (R)
Bagikan:
KOMENTAR