Diduga Umuslim Lakukan Pemotangan Tunjangan PNS dan Karyawan


author photo

20 Agu 2018 - 11.49 WIB


IST
Bireuen --- Isu pemotongan gaji karyawan Dosen dan Dekan di Umuslim peusangan mencuat ke publik, disebut sebut dana pemotongan akan digunakan untuk dana kampanye Rektor Umuslim Drs.Amiruddin Idris yang maju sebagai Caleg DPRA dari partai PPP dari dapil Bireuen.

Besar pemotongan berfariasi,tiap Dosen dan karyawan di potong sebesar Rp.500.000 per bulannya, sedangkan Dekan Rp.2.000.000 per bulannya.

Pemotongan tersebut sudah berjalan tiga bulan ke belakang.

Ini komentar kabag humas Umuslim Zulkifli, S.Kom yang di hubungi wartawan media ini, Senin 20 Agustus 2018.

Tidak ada dekan sampe 2 juta cuma bervariasi dari 700. sampe 900 dan baru bukan ini bukan sdah 3 bulan, itupun bagi dekan yang berstatus pegawai negeri.

Dekan bukan gaji dipotong cuma dirasionalkan tunjangan pimpinan bagi yg sudah ada tunjangan serdos dan pegawai negeri.

Dan bukan utk naik. caleg krena itu dya menggunakan dana pribadinya 
sedangkan uang kampus ada bagian kampus yg mengelola tidak di campur aduk dengan uang pribadi jadi ini fitnah yang mendasar.

Baru bulan ini berjalan yg tidak mendasar sudah ada rapat pimpinan tentang rasionalisasi tunjangan ini bukan nanti dibuat rapat tpi sdah ada rapat unsur pimpinan yg dipotong uang minum saja uang minum yg PNS semua dipotong bagi karyaan bukan PNS bru dipotong 50 persen jadi bukan tunjangn jdi jgan salah berita Yang Pejabat ato mulai dosen sampe karyawan yg PNS semua uang makan dan minum dipotong
jadi bukan tunjangan yg dipotong sedangkan yg bukan PNS baru dipotong 50 persen (A,007)
Bagikan:
KOMENTAR