Budidaya Madu Kelulut Petani Indra Makmu Ini Raih Jutaan Rupiah Per Bulan


author photo

27 Agt 2018 - 15.39 WIB


RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Suryanto, warga petani asal Desa Blang Nisam, kecamatan Indra Makmu, kabupaten Aceh Timur raih pendapatan jutaan rupiah perbulan dari hasil budidaya madu kelulut (trigona).

Sukses dengan budidaya madu Trigona, akrab disapa Anto ini mengajak masyarakat untuk budidaya, selain nilai ekonomisnya tinggi, madu ini diharapkan bisa menjadi solusi pembangkit ekonomi masyarakat Aceh Timur, khususnya Indra Makmu.

Awalnya saya belajar dari teman dan juga browsing di internet, akhirnya saya manfaatkan halaman rumah untuk membudidayakan madu kelulut," ujar Anto saat dijumpai dikediamannya. Senin, 27 Agustus 2018.

Tidak disangka, kata Anto, ternyata hasilnya cukup lumayan. Sehingga bisa menambah penghasilan keluarga. Untuk mendapatkan sarang kelulut, dirinya kehutan dekat diperdesaannya dan juga bekerjasama dengan pencari kayu bakar di hutan.

"Biasanya pencari kayu bakar ini lebih sering menemukan sarang atau log kelulut di hutan, karena kelulut paling suka bersarang dikayu-kayu lapuk dan berlubang yang ada dihutan," jelas Anto.

Anto menceritakan, pengolahan madu kelulut ini sangat sederhana, cukup dengan memindahkan sarang madu kelulut kedalam kotak ukuran 40×50 cm dengan ketinggian 6 cm yang ditutup rapat sehingga tidak ada cahaya yg masuk kedalam sarang. Selanjutnya diberi atap agar tidak terkena panas matahari langsung dan air hujan,"Ujarnya.

Sampai saat ini Anto sudah memiliki puluhan kotak madu dan terus menambahnya, menurut Anto dari satu kotak sarang madu perbulannua bisa menghasilkan ratusan ribu rupiah.

Anto pun tak segan-segan untuk berbagi ilmu bagi masyarakat Aceh Timur yang ingin mengembangkan budidaya madu trigona ini.

 "ini juga bisa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan dapat  mengurangi penganguran, insya Allah," ucap Anto.

Untuk pemasaran Anto mengaku, sudah memasarkan hingga sejumlah kabupaten kota di Aceh, dan juga sering mengirim ke luar daerah Aceh. "Jika ada yang ingin belajar budidaya kelulut ini boleh datang langsung ke kediaman kami," tutup Anto (R)
Bagikan:
KOMENTAR