Akibat Pemberitaan Oknum Partai Golkar Ancam Belah Kepala Wartawan


author photo

26 Agu 2018 - 17.42 WIB


Kota Bogor - Ancaman terhadap profesi wartawan oleh seorang politisi Partai Golkar Kota Bogor terkait pemberitaan yang diduga melibatakannya, menjadi perhatian masyarakat luas. Aktivis lingkungan dan kemasyarakatan Rizky Pujarama mengecam keras ancaman tersebut. 

"Tindakan intimidasi lewat pesan singkat whatsup merupakan salah satu tindakan kriminal verbal. Dan ini akan menjadi preseden buruk dalam memperoleh informasi untuk disampaikan kepada masyarakat," ungkap Rizky, Minggu 26/08/2018.

" Ancaman kepada wartawan akan dibelah kepalanya, artinya ancaman dibunuh, ini keluar dari seorang politisi yang diketahui akan maju menjadi wakil rakyat Kota Bogor. Ini harus menjadi perhatian khusus bagi Partai yang mengusung orang tersebut,  penyelenggara pemilu, pengawas pemilu dan yang terutama masyarakat Kota Bogor, kenapa? Baru jadi calon saja sudah seperti itu apalagi nanti sudah duduk menjadi wakil rakyat. Wakil rakyat atau wakil iblis orang seperti itu," ujarnya. 

Rizky menuturkan," permasalah sebuah pemberitaan ada undang - undang dan aturannya, bukan dengan aksi sok jago ancam bunuh orang. Harus di periksa kejiwaannya jenis manusia seperti itu."


" Apapun permasalahannya sekarang, ancaman bunuh orang itu sudah menjadi prilaku yang sangat tidak manusiawi, jadi masyarakat jadi terbodohi dengan ucapan-ucapan manis orang tersebut, ini perlu dicatat ya," tuturnya. 

Berdasarkan kronologi yang diperoleh wartawan Dody Kurniawan menerima pesan singkat berupa ancaman atau intimidasi, setelah menerbitkan berita terkait dugaan penipuan yang mengendus adanya keterlibatan Politisi Golkar Kota Bogor bernama Dian Ardiansyah, dengan pesan sebagai berikut 


" Catat jeung buru capture bahasa saya nu iye..

Mun nepi harga diri aing jeung kahormatan aing jadi cemar gara gara tulisan sia, kamana oge dan nyalindung ka saha oge di belah pala sia ku aing."

Pesan whatsup tertanggal 12 Agustus 2018 lalu. Dengan nomor pengirim 0811111067, pada pukul 00.17 WIB. Nomor tersebut yang digunakan saat konfirmasi kepada Dian Ardiansyah.  

Diduga pesan ancaman tersebut terkait kasus dugaan penipuan ratusan calon karyawan Transmart Yasmin dari Curug Mekar, terendus keterlibatan politisi Partai Golkar. (ddy07)
Bagikan:
KOMENTAR