"3 Mahasiswa Unsyiah Rayakan HUT-RI 73 di Istana Merdeka"


author photo

18 Agu 2018 - 14.39 WIB


Jakarta --- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah pihak menghadiri Peringatan HUT ke-73 RI di Istana Merdeka, Jakarta. Jumlah undangan didominasi oleh masyarakat.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, jumlah bangku yang disediakan untuk tamu peringatan HUT ke-73 RI ini sebanyak 9.800. Tamu yang diundang juga dibagi dalam dua sesi, yakni untuk upacara penaikan bendera yang berlangsung pagi hari, dan upacara penurunan bendera yang dilakukan pada sore hari nanti. 

"Untuk upacara pagi, 35 persen tamu dari pejabat negara, termasuk lembaga negara, TNI, Polri dan duta besar negara sahabat. Selebihnya, 65 persen yakni masyarakat," kata Bey di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Menjelang upacara, sejumlah hiburan disajikan ke tamu undangan, mulai dari tarian tradisonal hingga musik tradisional.

Dalam peringatan detik-detik proklamasi RI ke 73 di istana Merdeka, tamu undangan tidak hanya didominasi oleh pejabat publik dari lembaga negara tetapi juga dihadiri oleh kalangan masyakat intelektual seperti perwakilan mahasiswa  dari tiap daerah se Indonesia salah satunya 3 (tiga) mahasiswa  dari Universitas Syiah Kuala yang mendapat undangan istimewa dari Presiden Republik Indonesia Ir.H Joko widodo dan Ibu negara Hj. Iriana Joko Widodo.

Perwakilan mahasiswa Aceh itu diwakili oleh Muhammad Suhail Ghifari (FISIP) yang merupakan Mantan Sekretaris BEM Unsyiah tahun 2017 dan juga Protokol Kepresidenan dari unsur paskibraka, Muhammad Mizlan Nuzuly (FKIP) yang merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) DPW ACEH serta salah satu pengurus Karang Taruna Aceh dan Muhammad Husaini Dani (FISIP) sebagai Sekjen Dewan Perwakilan Mahasiswa FISIP Unsyiah 2018.

"Kami senang dan berbangga dapat mewakili Aceh sebagai tamu undangan dalam perhelatan HUT RI 73 Di Istana Merdeka Jakarta". Ujar Muhammad Husaini Dani.

Sambung Muhammad Mizlan Nuzuly " semoga ini menjadi momentum kebanggaan kita semua terutama Provinsi Aceh yg telah mengizinkan kami hadir ke Acara ini".

"Dihari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 ini kami mengharapkan agar kedepannya pendidikan di Indonesia terus ditingkatkan terutama bagi Provinsi Aceh" tutup Muhammad Suhail Ghifari yang menjadi koordinator protokoler perwakilan Provinsi Aceh.(R)
Bagikan:
KOMENTAR