Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan Pelajar SMAN 2 Langsa


author photo

20 Jul 2018 - 16.14 WIB


LANGSA - Satresrekrim Polres Langsa berhasil menangkap tersangka pelaku pembunuhan pelajar sekolah SMAN 2 Langsa M.Faizal, pelaku HKS merupakan warga Aceh Tamiang.
 
Tersangka HKS(17) status pelajar itu di tangkap oleh Satreskrim di Sei Rampah,Sumatera Utara di kediaman pamannya,Kamis(19/7), kata Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakarsa SIK kepada awak media di halaman Mapolres setempat, Jumat (20/7/2018)

Kapolres Langsa yang didampingi, Wakapolres Kompol Budi Dharma SIK serta Kasatreskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK menjelaskan, Rabu (18/7) sekira pukul 14.00 Wib telah terjadi tindak pidana pembunuhan disebuah alur tepat nya di Desa Baroh Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama.

Lanjut Kapolres,setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi,serta pengumpulan data, barang bukti serta bukti pendukung lainnya,kemudian dilakukan penangkapan terhadap HKS pelaku pembunuhan, kemudian HKS dimintai keterangan dan tersangka mengakui segala perbuatan yang telah dilakukannya.

Kronologis kejadian awalnya,tersangka HKS menjumpai korban M.Faizal di depan sekolah SMAN 2 Langsa, selanjutnya tersangka mengajak korban pergi menuju sebuah alur dengan berboncengan berdua dengan posisi korban membonceng tersangka dengan sepeda motor Supra X warna merah putih milik korban.

Pada saat itu, kata Kapolres lagi,tersangka sempat berbincang-bincang dengan korban, selanjutnya nya korban dan tersangka melanjutkan lagi perjalanan dan sesampai ditengah jalan tersangka langsung mengeluarkan sebilah pisau sejenis sangkur yang sudah disiapkan oleh tersangka yang diselipkan sebelah kiri dan langsung menusuk ke pinggang sebelah kanan korban satu kali, selanjutnya tersangka menusukan lagi.

Sambung Kapolres,Dalam keadaan pisau masih tertancap di tubuh korban, selanjutnya tersangka mencabut pisau dan membuang pisau kesemak semak. Selanjutnya tersangka HKS kabur mengunakan sepeda motor milik korban. 

Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya,tersangka bersama barang bukti telah di amankan di mapolres Langsa,Sementara motif dalam kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Dalam kasus ini tersangka ditetapkan 340 Jo pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup,paling rendahnya 15 tahun penjara,"tutup Kapolres Langsa.(W)
Bagikan:
KOMENTAR