Kadis Kominfo BM : Indonesia Harus Akui Bahwa Catatan Sejarah Terbesar Tersembunyi di Tanoh Gayo


author photo

5 Jul 2018 - 23.07 WIB


Bener Meriah : Tujuan acara  mengenang peran radio perjuangan rimba raya yang datangnya dari salah satu pejabat muda yang harus kita apresiasi, dengan ketegasanya beliu bicara bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah yang pernah ada di tanoh gayo ini kata salah satu pejabat dinas kominfo "Irmansyah S.STP" Tujuan kami adakan acara yang bertempat di salah satu tugu yang menggaungkan peran dan fungsi  Radio Rimba Raya dalam mempertahankan kemerdekaan di saat agresi militer Belanda ke II tahun 1948-1949.

"Radio ini pernah menjadi sejarah dalam perjalanan kemerdekaan, karena telah mensyiarkan kebenaran bahwa Indonesia masih ada. Radio ini satu-satunya titik terakhir bagi republik dan  koordinat Radio Rimba Raya inilah meretas kebohongan Belanda yang menyuarakan bahwa Indonesia tidak ada lagi.

Radio perjuangan yang dijaga ketat pada masa itu karna belanda ingin radio rimba raya tersebut di musnahkan pada masa agresi militer ke II kata kepala dinas Kominfo Irmansyah kepada Radar Aceh, Kamis (05/07/2018).

"Radio Rimba Raya bukan sembarang radio kata "Irmansyah" karna dengan radio inilah indonesia merdeka dan indonesia masih ada,dengan menyiarkan lima bahasa pada masa itu, Urdu, Inggris, Cina, Arab, India.

Dan indonesia harus mengetahui dan menjadi catatan besar bagi NKRI karna tanpa radio ini belum tentu  republik indonesia ada seperti yang kita rasakan pada saat sekarang ini, radio ini jugak berfungsi sebagai sarana diplomasi ke perwakilan RI di luar negeri dengan adanya berita radio rimba raya PBB mendesak belanda untuk melakukan perundingan sehingga kita kenal konfrensi meja bundar di denhag belanda sampai munculnya pengakuan kedaulatan RI oleh belanda.

"Untuk itulah tujuan akhir kita ini adalah bagaimana dengan kegiatan yang kita lakukan ini dapat menjadi dikenal oleh seluruh Indonesia, khususnya mendapat pengakuan dari pemerintah pusat dan juga Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari pulau mianggas hingga pulau rotte.

Tidak hanya itu dari kegiatan tersebut Irmansyah berharap pemerintah pusat dapat memberikan legitimasi terhadap monumen radio perjuangan rimba raya dan menjadi salah satu monomen   bersejarah di republik yang kita cintai ini.

Sebagai monumen bukti sejarah, generasi muda mendapatkan edukasi bagi generasi bangsa kedepannya, khususnya Aceh dan seluruh tanah air agar dapat mengetahui bahwa ada sejarah tersembunyi di dataran tinggi gayo yang perlu di publikasikan dalam peran sejarah kemerdekaan.

Dan kemungkinan besar dalam acara GAMIFest mendatang akan hadir ke dataran tinggi gayo bapak Presiden Republik Indonesia,  Joko Widodo. Dengan momentum GAMIFest ini kita upayakan bagaimana Presiden RI bisa meresmikan Tugu Rimba Raya menjadi salah satu monumen bersejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di saat agresi militer belanda ke II.

Dengan kehadiran presiden, kita manfaatkan bagaimana nantinya tugu itu dapat diresmikan oleh Presiden RI sebagai salah satu monomen bersejarah dalam  mempertahankan kemerdekaan RI.

Serta menjadi harapan begitu besar dengan hadirnya Sutradara film dokumenter radio rimba raya "Ikmal Gopi" menyebutkan bahwabukti sejarah radio rimba raya adalah fakta sejarah yang tak terbantahkan, secara singkat ia mengatakan bahwa sejarah radio rimba raya tersebut sangat penting dan harus di akui dunia keberadaanya dan menjadi salah satu film perjuangan yang mendunia di layar lebar yang akan kita saksikan nantinya.(S'E).
Bagikan:
KOMENTAR