Dr. Iskandar Samad, Founder & CEO Rumoh Bahasa dan Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Publikasikan Riset di Forum International


author photo

12 Jul 2018 - 00.25 WIB


KUALA LUMPUR – Founder & CEO Rumoh Bahasa (Rumba) dan Pembina Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Dr. Iskandar A Samad, MA mempublikasikan hasil risetnya di forum International Free Linguistics conference. Konferensi ini diselenggarakan oleh University of Malaya yang diikuti oleh peneliti bidang Language and Linguistics serta Genre Studies dari seluruh belahan penjuru dunia.

Acara yang berlangsung di kampus University of Malaya ini berlangsung selama 3 hari kedepan, mulai dari tanggal 9-11 July 2018.

Kegiatan hari pertama, 9 Juli, diawali dengan workshop penulisan karya ilmiah dan juga sharing session bersama para ahli dunia. Tanggal 10-11 Juli diisi dengan kegiatan presentasi paper poster penelitian ilmiah.

Pada kegiatan FLC 2018 tersebut, Dr Iskandar turut mengambil peran sebagai poster presenter dan peserta penulisan penulisan ilmiah jurnal  International. Poster riset yang ditampilkan berjudul "The unknown generic structure of thesis defence examination at Syiah Kuala University."

Dr Iskandar menilai bahwa dengan mengetahui generic structure dari ujian skripsi, maka akan sangat membantu mahasiswa tampil secara kompeten saat ujian skripsinya. Ia juga menambahkan, hasil riset ini juga penting diketahui oleh dosen yang mengajar mata kuliah Seminar di Unsyiah dan di seluruh kampus di dunia ini untuk diajarkan kepada mahasiswa di kelas.

Untuk diketahui, Konferensi FLC ke-12 diadakan pada 9-11 Juli 2018 di  Universitas Malaya , Kuala Lumpur, Malaysia. Konfrensi ini terselenggara atas kerjasama antara  Fakultas Bahasa dan Linguistik, Universitas Malaya (UM) dan  Fakultas Seni dan Ilmu Sosial, UM serta para sponsor lainnya.

Adapun tujuan dari  penyelengaraan FLC ini untuk mempertemukan peneliti-peneliti hebat dari seluruh dunia untuk saling berbagi, bertukar pendapat serta diskusi seputar penelitian untuk menciptakan penelitian yang baik tanpa harus mengeluarkan banyak  biaya. 

Dr Iskandar, selain mendirikan Rumoh Bahasa, ia juga tercatat sebagai pendiri Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) bersama Senator DPD RI H Fachrul Razi MIP (*)
Bagikan:
KOMENTAR