Diduga Serobot Tanah Warga, Jalan Rabat Beton Gampong Ulee Pusong di Bongkar


author photo

20 Jul 2018 - 15.52 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Pembangunan jalan rabat beton menggunakan dana desa tahun 2017 di Gampong ulee pusong kecamatan kutablang, kini terpaksa harus di bongkar karena telah menyorobot tanah warga, Kamis (20/7/2018).

Pekerjaan jalan rabat beton diduga kuat dikerjakan tanpa dilakukan musyawarah terkesan dipaksakan oleh keuchik yang dijabat di kala itu, oleh karena itu pemilik tanah meminta keuchik untuk di bongkar.

"Saya tidak terima jalan rabat beton dibangun di atas tanah milik saya dikerena kan tidak ada perberitahuan sebelum nya oleh keuchik,"tutur pemilik tanah.

Lanjutnya, "Maka oleh sebab itu saya minta keuchik untuk di bongkar jalan rabat beton tersebut yang terletak di atas tanah saya sepanjang 34 meter dengan lebar lebih kurang 1 meter, "ungkapnya.

Berdasarkan pernyataan tersebut patut diduga keuchik telah melakukan kesalahan dalam pembangunan jalan rabat beton karena tanpa perencanaan terlebih dulu, juga telah menyoborot tanah warga dan tidak melakukan musyawarah dengan pemilik tanah maupun dengan masyarakat sehingga mengakibat kerugian uang negara dimana jalan tersebut harus di bongkar.

Awak media ini mencoba melakukan konfirmasi dengan keuchik namun belum bisa terhubung (nomor hp sibuk) (Fau)
Bagikan:
KOMENTAR