Qari Nasional dan Internasional Tadarus di MAAR GROUP Ulee Gle Pidie Jaya


author photo

13 Jun 2018 - 22.43 WIB


Pijay --- Dalam rangka memperingati Nuzul Quran dan menyambut Lailatur Qadar, MAAR GROUP Pidie Jaya menggelar Tadarus Akbar, Senin 11/6/2018.

Acara Tadarus/Tahfild yang berlangsung di halaman SPBU Pidie Jaya, di sponsori oleh MAAR GROUP dan didukung oleh para ulama Pidie Jaya. 

Hadir pada acara tersebut, H.Sibral Malasyi, MA (Presiden Direktur MAAR GROUP) Walet Munir Kiran (ketua Tastafi Pidie Jaya) yang juga penasehat acara Tadarus Akbar, Tgk. Rusdi (ketua 1 Sirul Mubtadin Pidie Jaya) Tgk. Muhibbuddin M.Husen/ HM.Yusuf Ibrahim (calon bupati/ wakil bupati Pidie Jaya no 3). Para cendikiawan, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat Pidie Jaya.

Acara tadarus akbar ini tidak tanggung-tanggung, MAAR GROUP bahkan menghadirkan dua (2) Qari Juara MTQ internasioanal di Iran dan Turki. 

Ostazt Hamli Yunus (juara 1 Iran), Takdir Vereza (juara 1 Turki) dan beberapa qari terbaik Aceh lainnya yang pernah tampil di ajang MTQ Nasional. Seperti, Tgk. Fadli Agussalim, Tgk.Daman Satria, Tgk. Ihsan Abubakar, Tgk.Nazaruddin, Tgk.M.Yanis,

Sebelum acara tadarus dimulai, ketua panitia pelaksana sekaligus sponsor acara, H.Sibral Malasyi, MA membuka acara. Dalam pembukaannya, Nyak Syi (panngilan akrab Sibral Malasyi) mengungkapkan alasan mereka menghadirkan qari-qari nasional dan internasional untuk bertadarus di Ulee Gle.

Menurut Sibaral, kehadiran para qari berkaliber nasional dan internasional untuk tadarus ke Ulee Gle adalah untuk meransang para generasi Pijay dalam menguasai cara baca Al Quran yang indah dan berima dengan pasih dan benar.

"Sengaja kami undang para qari nasional dan internasional untuk tampil di Ulee Gle, agar para generasi Pidie Jaya bisa meniru dan mencontohkan apa yang diperlihakan para qari-qari kita ini. Tentu saja dengan belajar yang tekun dan sungguh-sungguh untuk menguasai ilmu tata cara membaca Al Qur an dengan irama yang indah dan benar. Indah iramanya dan benar tajwid serta benar pula makhrajil hurufnya.

Untuk bisa menjadi qari seperti ini, tentu saja tidaklah semudah membalik telapak tangan, tetapi harus dilalui berbagai proses. Salah satunya, kita selaku orang tua harus berani membiyai para guru pengajian yang ahli dibidang Qari untuk mengajari putra/putri kita dalam meniti ilmu tata cara baca Al Qur an yang lengkap dengan irama." ucap Nyak Syi.

Acara tadarus ini semata-mata dalam menperingati Nuzul Qur an dan menyambut Lailatur Qadar, tidak ada kaitan dengan politik, sekalipun paslon bupati/wakil bupati nomor 3, yaitu Tgk.Muhib dan M.Yusuf hadir di sini. Beliau hadir hanya karena cintanya kepada alunan suara bacaan Al Qur an.
Semoga pemerintah Pidie Jaya ke depan mau memikirkan bagaimana cara di Pidie Jaya agar bisa menhadirkan para ahli irama bacaan Alquran berirama untuk mengajar di Dayah-Dayah atau Pesantren yang khusus membina para qari dan qariah yang dananya ditanggung oleh pemerintah. Disinilah dibutuhkan bupati yang paham akan kebutuhan SDM dalam memberdayakan generasi Islam yang mencintai Al Quran." pungkas Nyak Nyi.

Selanjutnya, acara tadarus di mulai oleh alunan suara qari juara MTQ propinsi di Langsa 2018, yaiti Tgk.Fadli Agussalim. Kemudian dilanjutkan oleh qari peraih juara 1 MTQ Internasional di Turki, Tgk
Takdir Vareza yang tampil memukau. Walau pada permulaan diawali oleh irama Baiyati, namun perlahan menuju irama Suri, Jazza dan Sawabul Jawab. Lantunan suara berdinamika tinggi yaitu di level jenis Tenor (suara tingi laki-laki) saat melantunkan iarama Bayyati Suri dan diselip dengan sawabul jawab yang menggunakan suara Bariton-Tenor (tinggi dan sedang) dengan kombinasi yang sempurna.(IA)
Bagikan:
KOMENTAR