Masyarakat Kecewa, Pawai Takbir Tidak Terdengar Pada Malam Lebaran, Ini Penjelasan Pemkab Aceh Tamiang


author photo

16 Jun 2018 - 14.15 WIB


Radaraceh.com, ACEH TAMIANG _ Akhirnya pihak pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memberikan klarifikasi kepada masyarakat yang merasa kecewa dengan tidak di adakan pawai takbir keliling pada malam lebaran Idul Fitri 1439 H, Kamis (14/06) lalu. 

Tidak sedikit masyarakat menyampaikan protesnya kepada pihak Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang yang terkesan tidak paham perannya sebagai pejabat publik sehingga tidak pernah memberitahukan kepada publik tentang sebab tidak dilaksanakannya pawai takbir keliling pada malam lebaran Idul Fitri 1439 H, akibat maraknya protes dari masyarakat yang sebagian besar disampaikan melalui media sosial facebook, Jum'at (15/06/2018) malam.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Kabag Humas, Achmad Yuharda AP, menyampaikan klarifikasi/penjelasan tentang sebab tidak dilaksanakannya pawai takbir keliling pada malam lebaran Idul Fitri 1439 H kemarin.

"Pemerintah Daerah sangat memahami kekecewaan masyarakat dikarenakan tidak dilaksanakannya takbir keliling, dan untuk itu pihak pemerintah menyampaikan permohonan maaf yang mendalam". Ungkap Yuharda.

Keputusan yang sangat sulit, tambahnya lagi, di ambil pimpinan daerah untuk meniadakan takbir keliling tersebut, namun karena sudah melalui pertimbangan yang matang serta berdasarkan data beberapa tahun terakhir, acara takbir menyebabkan kemacetan lalu lintas di sepanjang jalur mudik (Lintas Medan - Banda Aceh) selama 3 jam, apalagi saat ini Aceh Tamiang belum memiliki jalur alternatif untuk  pengalihan arus lalu lintas tersebut,"Katanya. 

Yuharda juga menjelaskan bahwa Keputusan meniadakan takbir keliling pada malam lebaran Idul Fitri 1439 H kemarin, diambil setelah berkoordinasi dengan Kapolres Aceh Tamiang, dan demi untuk memperlancar arus mudik. 

Pemerintah daerah berupaya untuk melancarkan arus mudik sesuai arahan pemerintah pusat, dikarenakan para pemudik dipastikan akan menjumpai beberapa titik kemacetan lagi di beberapa daerah lain yang melaksanakan takbir takbir keliling pada malam lebaran,"Tambahnya kembali.

"Saya mohon pengertian bersama dari seluruh elemen masyarakat, bahwa Keputusan yang diambil pimpinan daerah merupakan niat tulus demi saudara-saudara kita yang ingin melaksanakan hari raya Idul Fitri di kampung halamannya masing-masing".

Kabag Humas juga meminta keikhlasan masyarakat dan kelapangan hati, Semoga Allah SWT meridhai dan melindungi kita semua, Aamiin YRA," demikian penjelasan Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang. [] zf 
Bagikan:
KOMENTAR