H.Said Mulyadi Layani Masyarakatnya Dengan Ramah Dimalam Punggahan


author photo

14 Jun 2018 - 05.07 WIB


Pijay --- Menjelang Lebaran Idul Futri 1439H/2018M, rumah H.Said Mulyadi masih rame dikunjungi oleh warga Pidie Jaya. Amatan media ini, dimalam akhir Ramadhan, beberapa warga Meureudu dilayani ramah oleh pemilik rumah, yaitu H.Said Mulyadi, SE, M.Si, Kamis 14/6/2018 dini hari.

Adapun tujuan kedatangan mereka hanya sekedar duduk-duduk, ngobrol sambil menikmati suguhan minuman ringan (snack) yang dihidangkan oleh keluarga Said Mulyadi.

Said Mulyadi yang akrab disapa walet, dengan ramah berbincang-bincang dengan masyarakatnya sambil bercerita tentang perjuangannya yang melobi bantuan rehabrekon terhadap rumah, kantor, menasah dan tempat ibadah di Pidie Jaya yang runtuh akibat bencana alam gempa bumi Desember 2016 silam.

Menurut walet, berbagai upaya dilakukan untuk melobi ke Jakarta. Bersama bupati H.Aiyub Abbas, walet hampir tiap minggu ke Jakarta untuk mengajukan proposal bangunan masyarakat. Berkat kegigihannya, sebanyak 4000 lebih bangunan yang roboh dan rusak, ditanggapi pusat.

"Saya bersama H.Aiyub Abbas hampir putus asa dalam melobi rumah gempa ke Jakarta. Karena jumlah bangunan yang rusak akibat gempa di Pijay, merupakan bangunan terbanyak di bandingkan di daerah lain di Indonesia." ucap wakil bupati non aktif karena cuti kampanye.

"Tapi Insya Allah, dengan doa kita bersama dan berkat perjuangan kami yang tidak pernah lelah, pihak Jakarta merespon permintaan warga Pidie Jaya untuk membangun dan merehab bangunan yang rusak akibat gempa bumi Pijay. 

Dikarenakan saat ini saya sedang cuti, maka saya tidak bisa berbuat banyak andai ada keluhan masyarakat yang tidak puas tentang pembangunan rehabrekon ini. Namun saya akan usahakan yang terbaik bagi warga Pidie Jaya. Jangan sampai ada korban gempa yang mengeluh karena rehabrekon ini. 

Insya Allah, beberapa hari lagi saya dan H.Aiyub sudah aktif kembali sebagai bupati dan wakil bupati Pidie Jaya, akan kami perbaiki dimana yang belum beres, baik rumah korban gempa, jalan di pendesaan dan beberapa infrastruktur lainnya yang masih belum selesai." ucap wakil bupati yang barusan meraih Opini WTP ketiga kali secara berturut-turut selama empat (4) tahun memimpin.(IA)
Bagikan:
KOMENTAR