GEPRINDO: Penyegelan Pulau Reklamasi oleh Anies membuka Borok Jokowi & Ahok


author photo

7 Jun 2018 - 16.14 WIB


GEPRINDO -- mengapresiasi keberanian Anies sandi dalam menegakkan aturan meskipun harus berhadap-hadapan dengan pengusaha bermodal besar yaitu para pengembang reklamasi. Sejatinya negara memang harus berwibawa dan tidak tunduk pada kepentingan pengembang besar. Mereka para pelanggar hukum itu sebenarnya hanya "piece of cake", tidak ada apa2 nya bagi Negara, kalau saja ada  pejabat yang takut kepada mereka pasti ada udang dibalik batu. 

Penyegelan bangunan yang berada di Pulau reklamasi oleh Anies adalah bukti bahwa selama ini Jokowi dan Ahok membiarkan pengembang ugal-ugalan melanggar aturan. Patut dipertanyakan Mengapa pengusaha reklamasi begitu berani untuk membangun pulau dan bangunan tanpa izin yang lengkap. Wajar jika masyarakat mencurigai ada kolusi  antara pemerintah Jokowi & Ahok dengan pengembang reklamasi. Apalagi pada tahun 2017 lalu kelihatan sekali pemerintah Jokowi membela pengembang reklamasi ketika Gubernur Anies bertindak tegas menghentikan pembangunan Pulau reklamasi. 

Atas kejadian ini masyarakat yang selama ini sudah terlalu mengidolakan Jokowi dan Ahok sebagai sosok heroik pembela kepentingan Rakyat & Negara, harus merubah persepsinya . Hari ini terbukti sudah ternyata Jokowi dan Ahok selama ini membiarkan pengembang bebas membangun pulau reklamasi & ruko2nya  tanpa izin, akibatnya negara jadi tidak berwibawa dan seolah2 takut pada pengembang meskipun pengembang telah melanggar aturan.

Politisi boleh mendapatkan dukungan finansial dari pengusaha pada pertarungan perebutan kekuasaan, namun tidak berarti setelah menang politisi itu tunduk kepada pengusaha. Kepentingan rakyat dan negara harus dikedepankan tidak boleh dikorbankan hanya karena ada kepentingan pengusaha pendukung politisi tersebut. 
Bastian P. Simanjuntak Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO)
Bagikan:
KOMENTAR