Diduga Akibat Tekanan Oknum Beringin, Syauqi Fautaqi S.FIL.I Harus Ditangani Oleh Tim Medis


author photo

24 Jun 2018 - 23.06 WIB


BIREUEN --- Terkai mencuatnya kasus intervensi Ketua Harian Golkar terhadap anggota Komisi A DPRK Bireuen, dalam fit & propertest calon komisioner KIP, mulai terkuak. Akibat tekanan oknum pimpinan partai beringin, Syauqi Fautaqi S.FIL.I dikabarkan harus ditangani oleh tim medis, usai menguji 10 kandidat anggota KIP BIreuen untuk periode 2018-2023 pada hari Jum'at (22/6) sore.

Sosok yang dibackingi oleh H Mukhlis A.Md, disebut-sebut bernama Muhammad Basyir yang juga mantan ketua Panwaslu Bireuen, diduga berjasa besar dalam memenangkan H Saifannur saat pilkada tahun lalu, Minggu (24/06).

Selanjutnya Fit & Propertest yang kami ikuti, sudah kacau balau dan tidak jujur lagi. Ini gara-gara ulah Ketua Harian Partai Golkar, yang memaksa agar Muhammad Basyir diluluskan," ungkap salah seorang calon Komisioner KIP yang juga mengikuti seleksi akhir tersebut.

Tambah sumber yang tak ingin disebut namanya, seharusnya sejak Jum'at malam Komisi A DPRK sudah memutuskan lima calon yang dinyatakan lulus. Namun akibat diwarnai kekisruhan dan intervensi adik kandung dari Bupati Bireuen, yang hendak mengobok-obok urusan dewan. Akhirnya menjadi persoalan besar serta data yang lulus, dikabarkan berubah-ubah.

Jelasnya lagi saya dapat kabar jika Mukhlis A.Md sempat terlibat cek-cok dengan Darwis Djeunib, gara-gara saling mendukung calon tertentu," ungkap sumber calon komisioner pada wartawan media ini

Terkait tudingan intervensi yang mewarnai seleksi akhir penyelenggara pemilu itu. Ragam tanggapan diungkap oleh masyarakat Bireuen. Dan beberapa dari mereka mengaku sangat kecewa terhadap sikap busuk yang diduga dimainkan oleh pimpinan DPC Golkar.

"Konspirasi kuat ini antara Mukhlis A.Md dan Muhammad Basyir. Terutama, untuk menyiasati agar Golkar menang pada pemilu 2019, seperti saat memenangkan H Saifannur dalam pilkada tahun lalu yang penuh kecurangan dan melibatkan mantan Ketua Panwaslu itu," sebut warga Bireuen yang namanya tidak ingin ditulis.

Terkait hal tersebut saat di hubungi via telfon oleh wartawan media Radaraceh Tgk Basyir panggilan akrapnya mengaku tidak tau menahu terkait dukungan dari ketua harian partai Golkar Mukhlis A.Md, dan kalau soal dukungan saya minta pada semua pihak untuk mendukung saya,"sebutnya.

Lanjutnya lagi, dengan mengatakan kalau saya minta dukungan dari saudara pasti anda mendukung saya, dan Tgk Basyir juga mengaku sudah satu bulan tidak ada komukasi dengan ketua harian Golkar, dan saya tidak ada arahan atau pun pesanan dari kelompok tertentu,"tutup Tgk Basyir yang dihubungi via telfon.

Selanjutnya wartawan Radaraceh mencoba menghubungi ketua harian Golkar Bireuen Mukhlis A.Md dengan nomor ponsel 0811 6701***  terkait kebenaran isu kisruh dan dukungannya ke salah satu calon komisioner yang saat ini tengah terjadi, walau dengan nada masuk ketua harian Golkar Bireuen tidak mengangkat telfon dari wartawan Radaraceh, dan selanjutnya wartawan Radaraceh juga mengirimkan pesan singkat SMS namun sampai berita ini dilayangkan belum juga ada balasan dari ketua harian Bireuen Golkar Mukhlis A.Md (A,007)
Bagikan:
KOMENTAR