Ramadhan Berkah, Pemkab Atam Gelar Buka Puasa Bersama


author photo

30 Mei 2018 - 01.15 WIB


Radaraceh.com, ACEH TAMIANG _ Memasuki Ramadhan yang ke 13 hari, pemerintah kabupaten Aceh Tamiang menggelar buka puasa bersama, yang berlangsung di halaman pendopo Bupati Aceh Tamiang, Kecamatan Kota kualasimpang, Selasa (29/05).

Acara yang merupakan bagian dari kegiatan mempererat jalinan silaturahim antara seluruh keluarga besar pemerintahan kabupaten Aceh Tamiang dan unsur muspida serta masyarakat aceh tamiang khususnya di bulan yang penuh berkah, yaitu bulan suci ramadhan. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Aceh Tamiang H Mursil M.Kn menyampaikan bahwa ini merupakan moment penting, karena pada acara buka puasa bersama ini turut hadir Wakil Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT di tengah tengah masyarakat Tamiang. 

Ini bukan hal yang mendadak dan kebetulan, melainkan ini telah telah jauh hari dijadwalkan sebelum Bulan Ramadhan dalam agenda berbuka puasa bersama serta bersilaturrahim dengan masyarakat Aceh Tamiang,"Ungkap Mursil.

"Kedatangan Wakil Gubernur juga sekaligus menyerahkan Tiga Unit Traktor untuk beberapa Kelompok Tani yang ada di Aceh Tamiang, yang pertama Kelompok tani sama sama dari seunebok dalam upak, yang kedua kelompok Tani Mekar Jaya seuneubok Cantik dan yang ketiga Kelompok Tani bijeh mata dari Manyak Payed Tualang Cut, sementara Enam unit lainnya sedang dalam perjalanan menuju ke Aceh Tamiang,"Ungkap Mursil lagi.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT menyampaikan Apresiasinya kepada Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tamiang yang telah memberikan kesempatan waktu untuk mengundangnya pada acara berbuka puasa bersama. 

Ia menjelaskan, Sejak abad ke sembilan samapai saat ini terlihat kerja sama antara ulama dan umara dalam meningkatkan kehidupan sosial, pendidikan moral, dan ini merupakan salah satu pentingnya kerja sama antara ulama dan umara dalam membentuk suatu pemerintahan yang baik. 

"Kekerasan terhadap anak serta Perempuan dan juga penyalahguna narkoba Masih menjadi pekerjaan rumah kita dan sesegera perlu di selesaikan". Ungkap Orang nomor 2 Aceh.

Oleh karena itu, tambahnya lagi,  kita perlu bekerjasama dengan stakeholder yang ada dan juga masyarakat, begitu juga hubungan ulama dan umara perlu kita tingkatkan secara global atau menyeluruh sehingga perpecahan tidak akan terjadi di antara masyarakat. "jika Ulama dan umara serta kaum cendekiawan dapat berkerja sama niscaya Faham Radikalisme dan liberalisme dapat terbendungi". harapnya.[] zf 
Bagikan:
KOMENTAR