Pangdam IM : TNI Netral, Prajurit Jangan Terlibat Politik Praktis


author photo

30 Mei 2018 - 15.54 WIB


Pidie. "TNI harus berposisi  netral, netralitas itu penting, ini merupakan penekanan Panglima TNI, jangan melibatkan diri atau terlibat kegiatan politik praktis karena itu dilarang".

Hal itu ditegaskan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P, M.H.,saat memberikan pengarahan kepada ratusan prajruit TNI dan anggota Persit KCK Kodim 0102/Pidie di Makodim dalam rangkaian kunjungan kerja Pangdam IM ke satuan jajaran wilayah Korem 011/Lilawangsa. Rabu (30/5/18).

Penekanan tesebut terkait pelaksanaan pesta demokrasi Pemilukada (Pilkada) Kabupaten Pidie Jaya yang akan dilaksanakan sebentar lagi.

Selain itu, Pangdam juga memerintahkan prajurit jajarannya khususnya Kodim 0102/Pidie harus netral dengan tidak memihak, mempengaruhi, memberi bantuan apapun baik secara perorangan maupun satuan  kepada kontestan Pilkada.

Pangdam menyatakan bahwa komitmen Kodam IM untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada yang aman, nyaman, damai dan tertib karena Pilkada yang aman merupakan harapan semua masyarakat aceh. Untuk mewujudkannya, maka TNI harus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjamin keamanan dan kesuksesannya pelaksanaan Pilkada.

Selanjutnya, dihadapan ratusan prajurit dan Persit, Pangdam menyampaikan  sebagai prajurit jangan arogam terhadap masyarakat, jangan ugal- ugalan saat berkendara, jaga kesehatan dengan cara olah raga dengan teratur, dan jangan stres, karna kalau sters penyakit juga akan muda datang.

" Mari kita laksanakan tugas dengan baik, mari kita berbuat baik, tulus dan ikhlas  untuk masyarakat", tutup Pangdam Iskandar Muda.

Kegiatan kunjungan Pangdam IM ke wilayah Korem 011/LW turut didampingi Ketua Persit KCK PD IM, Irdam, Danrem 011/LW, Asintel, Asops, Aslog, Aster, Kapendam, Kabintal, Danpomdam serta para pengurus Persit KCK PD Iskandar Muda.

Bagikan:
KOMENTAR