Selama Dua Tahun Ayah Gauli Anak Tiri Dengan Ancaman Mutilasi


author photo

17 Apr 2018 - 14.10 WIB


Lhokseumawe --- Polres Lhokseumawe berhasil mengamankan tersangka Dar (50) salah satu warga dari Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin malam 16 April 2018. Pria setengah baya tersebut di bekuk dalam kasus pemerkosaan dan pengancaman terhadap anak tirinya sebut saja Mawar (14) yang masih pelajar dan duduk di bangku sekolah menengah pertama selama dua tahun dari tahun 2016 hingga tahun 2018.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan,S.ik melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan kasus pemerkosaan terhadap Mawar yang merupakan anak tiri korban. Tersangka Dar, melakukan pemerkosaan dibawah ancaman akan memotong tubuh korban dengan parang dan akan meracuni ibu korban bila menceritakan hal tersebut kepada ibunya dan orang lain.

Tersangka melakukan pemerkosaan dengan melampiaskan nafsu syahwat bejatnya serta pengancaman terhadap anak tirinya selama dua tahun, dan hal tersebut dilakukan dikediamannya sendiri di Kecamatan Nisam," kata Budi Nasuha saat gelar perkara di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (17/04/2018).

Budi Nasuha menanambahkan, korban yang merasa ketakutan dan sudah tidak sanggup lagi menahan perbuatan yang menimpanya secara berulang kali, yang dilakukan oleh ayah tirinya itu. Selanjutnya korban langsung melaporkan kepada ibunya atas apa yang selama ini dialaminya sejak dua tahun terakhir ini. 

"Awalnya ibu korban melaporkan hal tersebut kepada kami setelah anak kandungnya menceritakan semua kelakuan ayah tirinya terhadap korban, setelah melakukan penyelidikan serta mempelajari kasus tersebut, maka tersangkanya langsung diamankan tadi malam di Mapolres," ujarnya. 

Dirinya menyebutkan, dari hasil visum yang dilakukan terhadap korban kita temukan luka sobek dibagian sensitif korban. Selain itu Budi Nasuha mengatakan setelah kita lakukan interogasi terhadap pelaku yang tak lain adalah ayah tiri korban dirinya mengaku bila pemerkosa tersebut telah dilakukannya secara berulang kali terhadap korban di dalam kamar rumahnya. 

"Dari keterangan pelaku yang merupakan  ayah tiri korban, kepada kita mengaku telah memperkosa korban secara berulang kali kerena tidak tahan menahan nafsu liarnya ketika melihat tubuh korban," terangnya. 

Budi menyebutkan, adapun barang bukti yang sudah kita amankan berupa pakain serta celana dalam korban. Untuk tersangka akan kita jerat dengan Pasal 34 JO Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat," pungkas Kasat Reskrim. (Rmd)
Bagikan:
KOMENTAR