Polres Bireuen Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Premium Bersubsidi


author photo

5 Apr 2018 - 17.29 WIB


RADAR ACEH | Bireuen - Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE,.SH Melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian,SIK, melaksanakan gelar koferensi pers dengan sejumlah awak media, terkait pengungkapan tindak pidana penimbunan / penyalahgunaan minyak premium bersubsidi, Kamis (5/4/2018).

Kasat Reskrim menyebutkan" ada dua Tkp yang berhasil kami Ungkap, yaitu di Desa Cot Gapu Kec. Kota juang Kab. Bireuen, Berhasil kami amankan bukti dari Ts (RZ), desa Pante Peusangan serta berupa 30 jerigen atau 1.015 ( seribu lima belas) liter BBM jenis Premium Bersubsidi Pemerintah, dan enam Jerigen kosong bekas BBM, selain BB tersebut, yang berhasil kami amankan ada juga satu unit becak motor warna merah maron yang di gunakan untuk mengangkut minyak, berisikan 16 jerigen kosong dan 4 jerigen berisikan 120( seratus dua puluh) liter BBM jenis premium bersubsidi ,"Ujarnya Iptu Riski.

Mantan Kasat Reskrim Aceh Jaya juga menambahkan" untuk saat ini di Tkp berhasil kami amankan BB dari tersangka (RA) desa Buket tukuh kecamatan Kota juang Kabupaten Bireuen berupa, 31 jerigen yang berisikan 1.050 ( seribu lima puluh) liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah, 4(empat) drum besi berwarna merah putih merk pertamina yang berisikan 310 ( tiga ratus sepuluh) liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah, 2 (dua) drum fiber warna biru yang berisikan 420 ( empat ratus dua puluh) litet BBM jenis premium bersubsidi pemerintah, 1 (satu) drum kosong bekas BBM warna biru bertuliskan viper, 19 ( sembilan belasa) jerigen kosong bekas BBM, 1(satu) alamat pompa minyak warna kuning, 1(satu) corong minyak warna abu-abu dan 3(tiga) selang minyak", sebut Kasat.

Untuk kasus ini tersangka dikenakan, pasal 53 huruf (c) dan huruf (d) Jo pasal 55 dari Undang - Undang RI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000.00 ( Enam puluh miliar rupiah), tersangka telah dimankan untuk pengembangan lebih lanjut,(Fz/Rel)
Bagikan:
KOMENTAR