Petani di Wilayah Gampong Geulanggang Panah Adakan Khanduri Blang


author photo

15 Apr 2018 - 15.25 WIB


RADAR ACEH | Bireuen --- Masyarakat yang bertanam padi di wilayah Gampong geulanggang panah, Kecamatan Kutablang, Bireuen mengadakan khanduri blang, Minggu (15/4/2018).

Adapun tradisi khanduri blang merupakan sebagai bentuk syukuran jelang turun ke sawah dan tradisi ini sudah menjadi adat istiadat setiap menjelang turun sawah.

Keuchik Gampong Geulanggang panah Multazami abubakar dalam arahannya mengajak warga yang memiliki tanah sawah di gampong nya untuk dapat mengikuti aturan-aturan yang ada, karena perlu saudara ketahui semenjak bergulirnya dana desa, tentunya ini kita lebih fokus pada sektor pertanian baik pembangunan jalan sawah maupun pembangunan saluran cacing,untuk tahun 2018 hampir 300 juta kita kuncurkan dana desa untuk kebutuhan para petani, supaya kenapa agar warga yang bertani di wilayah gampong geulanggang panah lebih mudah dalam mengakseskan air, serta tranportasi jalan sehingga menjadi sebuah hambatan ,"ujarnya.

Lanjutkanya, maka dalam hal kebutuhan gampong kami juga harus saudara perhatikan, misalkan kutipan padi pembangunan wajib di setor, zakat 50% wajib di desa juga harus di setor, yang intinya para petani ikuti peraturan yang telah disepakati bersama.

"Kita berharap kerjasama yang baik atara petani dan kujrung blang sehingga terakomodir hal yang menyangkut dengan pertanian ,adapun Benih yang anjurkan oleh pemerintah, varietas cibogo, mekongga, ipb 3s, inpari 30 , inpari 32, ipari 42, dan inpari cidenuk," tutupnya.

Panutupan acara khaduri blang di akhiri dengan zikir dan Doa bersama yang dipimpin oleh tgk Ismarhady ( Fz)
Bagikan:
KOMENTAR