Pengkhianatan Soekarno Terhadap Aceh Yang Tidak Pernah Habis


author photo

3 Apr 2018 - 21.31 WIB


ACEH --- Rizki Ardial (Ketua HMP D-III Perbankan Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh) yang juga Alumni Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) mengecam puisi Soekmawati Soekarnoe Putri yang di bacakan pada malam 29 Tahun Anne Avantie Berkarya. 

Puisi ini dinilai Kader HMI Cabang Banda Aceh, kembali melukai Hati Rakyat Aceh, "Aceh yang merupakan daerah yang telah menerapkan syariat Islam merasa tersinggung dengan lantunan puisi tersebut, sayangnya goresan luka ini kembali di gores oleh Keluarga Soekarnoe." jelasnya.

Hal ini menurut Rizki kembali mengungkit luka lama yang telah mendarah daging dalam tubuh rakyat Aceh saat Soekarno mengkhianati Rakyat Aceh saat memerdekakan Indonesia. "Sungguh sangat berat untuk di maafkan, kejadian ini sangat meremukkan dada rakyat Aceh saat mendengar nama pelantunnya." kata Rizki. 

"Seakan-akan pengkhiatan Soekarno terhadap Aceh tidak pernah habisnya, gores demi goresan terus di goreskan oleh keluarga Proklamator Kemerdekaan Indonesia tersebut." tegasnya. 

Rizki mengatakan bahwa mulai dari yang di lakukan langsung oleh dirinya terhadap apa yang di janjikan kepada Tgk. Dawod Beureueh saat itu, bahkan yang di lakukan Oleh Putrinya Megawati sebelum MOU Helsinki, dan kini luka yang sama kembali di goreskan oleh putrinya Soekmawati melalui lantunan puisinya. Seakan estafet pengkhiatan ini tidak pernah berakhir di lakukan oleh generasinya.

"Walaupun putra Soekarno Guntur mengatakan puisi tersebut hanya berasal dari pribadi Soekmawati, namun yang kami tahu, luka ini bukan yang pertama kali, dan yang kami tahu luka ini kembali di lakukan oleh keluarga Soekarno." tutupnya. (R)
Bagikan:
KOMENTAR