Penerapan Hukum Qisas Merupakan Inti Daripada Martabat Aceh


author photo

4 Apr 2018 - 12.32 WIB


Aceh --- merupakan daerah istimewa dan bersifat kekhususan dinama diboleh dalam uu syariat islam dan dilindungi oleh uu negara yaitu uu no 11 thn 2006 tentang pemerintah dan uu 44 thn 1999 tentang keistimewaan Aceh.

"Oleh karna demikian Aceh berhak menerapkan hukum qisas." jelas tuih alkhair, alumni SPMA Bireuen yang juga Ketua badan investigasi front BIF FPI Bireun.

Tuih menjelaskan bahwa hukum qisas itu masuk dalam syariat islam. "Jadi rasanya tidak lengkap hukum-hukum syariat islam di Aceh ini bila ada butir butir hukum syaraiat islam belum dijalankan semaksimal mungkin." tegasnya.

Menurut Tuih, didalam al qu'an pun telah termaktup untuk kita masuk dalam syariat islam secara kaffah. "Artinya bila masih ada satu butir lagi apapun isinya yg berkenaan dengan hukum jinayat yg belum diterapkan diaceh berarti syariat islam  belum kaffah," katanya. Harapnya di Aceh dapat diterapkan dan dilaksanakan nya hukum qisas.

Dirinya himbau kepada pemerintah Aceh agar segera menjalankan hukum jinayat agar  syariat islam berjalan secara kaffah dan tegak. Dan apabila ada pihak-pihak yg tidak senang dengan berlakunya syariat islam diaceh berjalan bahkan ingin melakukan penolakan atau kritikan terhadap qanun jenayat yaitu hukum qisas mk pemerintah Aceh tidak perlu takut terhadap ancaman atau ktitikan tersebut.

"Karena kita lebih takut kepada Allah SWT apabila kita tidak menjalankan perintah NYA yang telah tertera dalam al qur'an,hadist nabi, qias dan ij'ma' ulama," tutupnya.(R)
Bagikan:
KOMENTAR