Komplik Gajah Tak Kunjung Reda Masyarakat Nilai Sejumlah Pihak Mengambil Keuntungan


author photo

14 Apr 2018 - 21.43 WIB


Radaraceh.com | Aceh Timur- Masyarakat Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, muak dengan komplik Gajah yang tak kunjung  reda.  Warga juga menilai sejumlah pihak memamfaatkan komplik gajah untuk mengambil keuntungan.

"Kita melihat ada pihak yang memamfaatkan komplik gajah liar dan manusia untuk mengambil keuntungan dengan mendatangkan turis Eropa, maupun warga negara asing dengan dalih warga asing ini sebagai pendonasi untuk menangani komplik, tetapi setelah puluhan warga asing datang meninjau lokasi, masyarakat tetap saja berkomplik dengan kawanan gajah liar, jadi ini tak ada artinya," kata Ardi pemuda Seumanah Jaya, Sabtu (14/4).

Ardi mencontohkan pada Selasa 10 april kemarin, seorang warga Negara Jerman juga mengunjungi lokasi yang di amuk gajah, di Gampong Seumanah jaya, "ini orang asing yang datang kesekian kali yang di gaet oleh salah satu LSM dalihnya sama. Tahun 2017 dan 2016 juga ada warga asing yang datang, bahkan artis Amerika juga datang, tetapi hingga kini komplik masih berlangsung,"ujar Ardi.

Ardi juga menyebutkan kedatangan para turis yang di gaet tentu membawa pemasukan bagi si penggaet, jadi mereka terus menjual komplik gajah ini pada warga asing agar tertarik untuk datang ke aceh, bahkan parahnya masyarakat mendengar bahwa warga asing yang datang ini mendonasi kan sejumlah biaya untuk menangani komplik, tetapi hingga kini masyarakat tidak mengetahui dana dan sejauh mana sudah penanganan komplik gajah ini.

Ardi juga menjelaskan jika pun ada pihak yang memamfaatkan komplik gajah sebagai job, silahkan, dengan syarat komplik ini ditangani dengan serius, sehingga tidak merugikan masyarakat.

"Silahkan gaet warga asing, tetapi perlu ditegaskan masyarakat juga harus di bina ekonominya agar bangun dari keterpurukan. Dengan cara sosialisasi bahkan jika bisa berikan bantuan benih tanaman apa yang tidak disukai gajah, terang ardi. (Romy)

Bagikan:
KOMENTAR