Kadis DPMGKB Bireuen: 593 Gampong Sudah Terima Dana Desa, 16 Desa Belum Siap APBG


author photo

13 Apr 2018 - 09.16 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Pemerintah Kabupaten Bireuen sudah menyalurkan Dana Desa (DD) Tahap I tahun 2018 sebanyak 80, 6 Milyar yang berkisar 97,3 % untuk 593 desa dari 609 desa yang tersebar di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Sementara 16 desa lagi masih dalam proses penyelesaian dokumen APBG di masing masing desa setempat, seperti di Kecamatan Gandapura 1 Desa, Kota Juang 6 Desa, Peusangan 2 Desa dan beberapa desa di kecamatan Jeunib, Samalanga dan Makmur. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGKB) Bob Mizwar, SSTP, M.Si kepada Radar Aceh saat dihubungi via seluler, Jum'at (13/4/2018)

Dijelaskannya, "593 desa sudah menerima dana desa tahap I sejumlah 80,6 Milyar dan sudah masuk ke rekening desa. Sedangkan 16 desa lagi masih dalam proses penyelesaian dokumen APBG di masing masing desa setempat, seperti di Kecamatan Gandapura 1 desa, Kota Juang 6 desa, Peusangan 2 desa, dan beberapa desa di kecamatan Jeunib, Samalanga dan Makmur  sebut Bob Mizwar

"Semoga Dana Desa itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan desa dan kegiatan kegiatan desa sesuai yang di muat dalam APBG yang merupakan hasil musyawarah gampong. Terutama prioritas dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, diantaranya pembangunan Embung Desa, Pembangunan Sorga (Sarana Olah Raga Desa), Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes, Aceh : BUMG-red) dan Pos Pelayanan Teknologi Desa (Posyantekdes) serta untuk pengembangan Produk Unggulan Desa", harap Bob Mizwar 

Lanjutnya, "selain itu Dana Desa bisa juga digunakan untuk pembangunan rumah sehat
bagi warga miskin (rumah dhuafa) seperti yang sudah disampaikan Bupati Bireuen H Saifannur, S.Sos beberapa waktu lalu, karena hal itu termasuk salah satu prioritas pembangunan di desa sesuai Permendes Nomor 19 Tahun 2017 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2018" jelas Bob

"Dalam hal ini kami menghimbau kepada para aparatur desa agar menggunakan dana desa tepat sasaran untuk menghindari terjadinya konflik di desa dan tidak terjerat kasus dengan aparat penegak hukum", pungkas Kadis DPMGKB Bireuen itu. (***)
Bagikan:
KOMENTAR