Kader Gamna Bireuen: Organisasi Bagi Mahasiswa Sangat Penting


author photo

3 Apr 2018 - 18.01 WIB


RADAR ACEH | Bireuen - Zaman sekarang, banyak dikalangan mahasiswa tidak paham dengan situasi maupun keadaan sekitar yang sering kali terjadi terhadap kita. Kader DPW Gema Aneuk Muda Nanggroe Aceh (Gamna) Bireuen menilai mahasiswa harus maju dan mampu menjawab tantangan zaman itu sendiri, Selasa (3/4/2018)

"Hari ini banyak persoalan yang di hadapi mahasiswa yang selesai kuliah, baik kekurangannya informasi sehingga peluang banyak di lewatkan maupun kebanyakan mahasiswa menganggap berorganisasi itu tidak terlalu penting sehingga peluang yang ada tidak bisa di ikuti karena kekurangan pengalaman, maka menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah, namun bisa dipermudah jika kita mau untuk menjalaninya dengan baik"

"Dengan Cara kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai mahasiswa dengan semestinya. Menjadi mahasiswa jangan hanya sebatas mahasiswa biasa, tapi ubahlah Mindset mu mulai dari sekarang karena ada tugas Tridarma peguruan tinggi" ujar Apri salah satu kader Gamna Bireuen

Apri Yurandi kepada Radar Aceh juga mengatakan, "saya banyak mendapatkan ilmu atau pengalaman itu di sebuah Organisasi, bagi saya Organisasi itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dengan mahasiswa yang menimba ilmu di kampus"

Organisasi sebetulnya sangat penting untuk kebaikan kita sebagai mahasiswa, namun kesadaran berorganisasi itu sangat minim dewasa ini. Sudah semakin berkurang mahasiswa yang berminat untuk bergabung dengan organisasi-organisasi yang ada di internal maupun eksternal kampus. 

Padahal, dengan berorganisasi kita mampu menemukan jati diri kita sesungguhnya sebagai kaum intelektual. Tidak hanya sekedar duduk dan mendengarkan dosen memberi perkuliahan, tetapi kita juga bisa merasakan kepuasan menjadi seorang pemimpin pada sebuah organisasi. 

Lanjutnya , "maka dari itu ubahlah mindset mu (mahasiswa-red) mulai dari sekarang tidak ada kata terlambat bagi orang yang terus berusaha dan mau belajar, seperti kata pepatah Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian" tuturnya (***)
Bagikan:
KOMENTAR