Heboh!! Warga Desa Gelung Temukan Buaya di Kebun Sawit


author photo

30 Apr 2018 - 23.23 WIB


Aceh Tamiang [] Radaraceh.com _ Warga Desa Gelung Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang di hebohkan dengan penemuan buaya di kebun kelapa sawit, Senin (30/4).

Berdasarkan informasi yang di himpunan di lapangan oleh media ini Buaya seberat kurang lebih 1 ton dengan panjang berkisar 4 meter yang di perkirakan berumur kurang lebih 40 tahun tersebut di temukan oleh salah seorang warga bernama Mansur dan rekan rekannya yang sedang bekerja di kebun kelapa sawit untuk memanen buah kelapa sawit milik Wak Yang. 

Pada saat memotong buah kelapa sawit, tiba tiba saudara Mansur melihat ada seekor Buaya sedang berada di dalam parit yang tidak jauh dari tempat mereka bekerja. 

Melihat temuan tersebut, Mansur pun kemudian memanggil warga untuk menangkap buaya tersebebut, karna di khawatirkan jika tidak di tangkap buaya tersebut dapat memakan korban seperti manusia ataupun ternak yang ada di sekitar kebun tersebut. 

Kemudian Mansur dan dengan di bantu warga pun menangkap buaya besar tersebut dengan alat seadanya, dan akhirnya buaya pun dapat di tangkap. 

Selanjutnya warga pun memberitahukan kepada datok penghulu desa Gelung dan kemudian datok penghulu langsung melaporkan buaya yang telah di tangkap oleh warganya ke Anggota polsek Seruway dan Anggota Koramil Kecamatan Seruway.

Tidak lama berselang setelah laporan dari datok penghulu Desa Gelung kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang tersebut, Kapolsek dan Camat serta Danramil pun mendatangi TKP penangkapan buaya tersebut dan langsung mengamankan daerah tersebut.

Untuk sementara ini Buaya masih berada di tempat kejadian perkara, sambil menunggu informasi BKSDA Aceh dan BKSDA Langsa yang telah di laporkan oleh pihak kecamatan Seruway. 

Mengingat semakin Meningkatnya populasi buaya muara di kecamatan seruway membuat buaya tersebut semakin meningkat sehingga banyak yang telah memasuki wilayah warga pesisir kecamatan seruway. 

Untuk itu kepada masyarakat Seruway agar kiranya lebih waspada dan berhati-hati, di karenakan sebagian besar masyarakat tersebut berprofesi sebagai nelayan dan sangat rentan terhadap ancaman buaya liar, kemudian juga tidak menutup kemungkinan masih ada buaya liar lainnya yang akan masuk ke perkampungan warga sekitar, sehingga bisa saja buaya liar tersebut memangsa manusia. 

Dalam hal ini kiranya Pemerintah Daerah, khususnya dinas terkait agar Perlu kiranya melakukan pemetaan terhadap populasi buaya muara yang ada di kecamatan seruway. Serta perlu kiranya melakukan himbauan kepada masyarakat kecamatan seruway khususnya yang bermukim di wilayah pesisir sungai agar lebih berhati-hati saat berada di perairan ketika melakukan aktivitas. [] zf 
Bagikan:
KOMENTAR