FPI Gandapura Desak Penegak Hukum Jemput PSK Online yang Dibebaskan


author photo

9 Apr 2018 - 12.10 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen mengutuk keras terkait pembebasan dan pemulangan kepada keluarga para PSK online yang telah tertangkap beberapa waktu yang lalu, "kami dari pihak FPI Gandapura sangat kecewa dengan pihak penegak hukum di Aceh, padahal di Aceh telah ada Qanun jinayat untuk menjerat segala bentuk pelanggaran syariat di Bumi Serambi Mekkah, Provinsi Aceh, Senin (09/4/2018)


Hal itu dikatakan Ketua FPI Gandapura Tgk Syaikh Baihaqi, tambahnya, "sebelum itu kami menaruh harapan besar kepada penegak hukum di Aceh dari awal penangkapan agar memberi hukuman kepada para penjaja "Apam online" dan para mucikari  sesuai dengan qanun jinayat, kami ingin keseriusan pemerintah Aceh khususnya, untuk menjalankan hukum syariat yang sudah diberlakukan di Aceh" katanya 

Lanjut Tgk Syeh, "maka dari itu kami mendesak pihak terkait untuk menjemput kembali para PSK yang telah dibebaskan untuk diproses sesuai dengan qanun Syariat Islam dan mengusut sampai tuntas kasus tersebut. Bila tidak, dikhawatirkan akan menjamur para PSK lainnya yang tidak takut akan pelanggaran Syariat Islam karena setelah ditangkap akan dilepaskan dan dikembalikan ke keluarga, sementara mereka itu (PSK-red) adalah Pelaku bukan Korban", tegas ketua FPI Gandapura. [***]


Bagikan:
KOMENTAR