Dirobohnya Gapura Kawasan Peternakan Terpadu Gandapura, Begini Alasannya


author photo

2 Apr 2018 - 09.31 WIB


RADAR ACEH | Bireuen-  Gapura ucapan "Selamat Datang di Kawasan Peternakan Terpadu Gandapura", di robohkan oleh Panitia Pembangunan Masjid Taqwa Gandapura, dengan menggunakan satu unit alat berat Exavator (Beco),  Senin (2/4/2018) sekira pukul 08.15 WIB pagi.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Besar Taqwa Gandapura, Ismail Adam saat di konfirmasi Radar Aceh di lokasi, mengatakan, "tujuan di robohkan salah satu tembok gapura di sebelah barat tersebut, karena berada di tanah pekarangan Masjid dan kini mengganggu proses pembangunan Pagar dan titik saluran pembuang yang akan dibangun tepat berada di salah satu bangunan gapura tersebut" ujarnya

Lanjutnya, "lagian pembangunan gapura yang dibangun pada 2012 lalu itu tidak ada izin tertulis dari pihak Masjid, dan Gapura tersebut bukan bangunan Peruntukkan, tetapi bangunan simbol ucapan selamat datang dan tidak menimbulkan kerugian masyarakat secara umum bila dirobohkan", jelas Ismail

Sementara itu, Camat Gandapura Yusri, SHI saat dikonfirmasi awak media via seluler hand phone pribadinya, "saya tidak tahu akan dirobohnya salah satu gapura milik Pemkab Bireuen itu, sebelumnya tak ada laporan sama sekali kepada kami selaku Pimpinan Muspika di Kecamatan Gandapura, baik dari masyarakat maupun dari pihak masjid" pungkas Camat 

Amatan media, Gapura sebelah Barat yang sudah roboh itu di kuburkan di pekarangan Masjid setempat, dari posisi semula direbahkan ke arah barat dan sudah ditimbun tanah diatas. (***)

Bagikan:
KOMENTAR