180 Calon Geuchik Kota Langsa Deklarasi Pilgeucik Damai


author photo

3 Apr 2018 - 13.34 WIB


LANGSA - Sebanyak 180 calon geuchik di Kota Langsa menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Geuchik (Pilgeuchik) tahun 2018 yang disaksikan Kepala Kapolres Langsa, AKBP Satya Yuda Prakasa, SIK, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Muhamad Iqbal Lubis dan Wakil Walikota Langsa, Dr.H.Marzuki Hamid,MM. Acara ini dilaksanakan di Aula Mapolres setempat, Senin (2/4/2018).

Dalam deklarasi tersebut para calon geuchik berikrar bahwa siap melaksanakan pemilihan geuchik tahun 2018 secara jujur, adil, santun dan bermartabat serta saling menghormati. Siap bekerjasama dengan panitia penyelenggara pemilihan geuchik tahun 2018.

Siap bekerjasama dengan TNI/Polri untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, aman dan damai serta dapat mengendalikan massa pendukung masing-masing dan siap menerima hasil pemilihan geuchik tahun 2018 sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Kapolres  Langsa AKBP. Satya Yuda Prakasa, SIK dalam arahannya mengharapkan pemilihan geuchik di wilayah Langsa berlangsung damai, kondusif dan menjadi contoh bagi daerah lain. Apalagi kedepan akan menghadapi pemilihan umum (Pemilu).

"Kami berharaf pemilihan geucik yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang dapat berjalan dengan baik, TNI/Polri siap memberi pengamanan untuk keberlangsungan Pilgeuchik secara sehat. Harapan saya, Langsa menjadi simbol demokrasi untuk daerah lain," kata Satya Yuda Prakasa.

Kapolres menambahkan, setiap masalah yang muncul didalam masyarakat selama proses pilgeuchik agar segera diselesaikan. "Supaya nanti tidak ada kegaduhan didalam masyarakat karena itikad baik kita untuk memilih pemimpin yang benar-benar dapat memakmurkan gampong. Dan yang maju sebagai calon geuchik bukan karena terobsesi dengan dana desa," ujarnya.

Hal serupa juga diharapkan Wakil Walikota Langsa, Dr.H.Marzuki Hamid, MM dikatakannya pilgeuchik yang diikuti 180 calon dari 47 gampong dapat bersaing secara sehat karena tujuan pemilihan ini untuk melahirkan pemimpin yang adil, jujur, profesional serta mampu membangun kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kami (Pemerintah Kota Langsa) dan masyarakat siapa saja yang terpilih nanti dapat membangun gampong dengan memanfaatkan dana desa sesuai perundang-undangan yang berlaku," sebut Marzuki Hamid.

Lanjutnya, bagi calon yang tidak terpilih pada pilgeuchik diharapkan tidak berputus asa mungkin itu sesuatu yang terbaik sehingga Allah SWT tidak menghendaki.

"Justru yang tidak terpilih tidak memiliki beban karena pemimpin pertanggungjawabannya besar namun untuk tetap berkontribusi untuk gampong sebagai pengabdian kita kepada masyarakat," tutupnya Marzuki Hamid.(IW)
Bagikan:
KOMENTAR