Terjunkan Mahasiswa KPM, IAIN Langsa Beri Pembekalan Kepada Mahasiswa


author photo

13 Mar 2018 - 13.45 WIB


LANGSA -  Sebanyak 200 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa akan diterjunkan ke Kabupaten  Aceh Timur untuk melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM), namun sebelum mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat, IAIN Langsa memberikan pembekalan terhadap sejumlah mahasiswa yang digelar di aula seuramo teuhah kampus setempat, Selasa (13/3/2018).


Panitia pelaksana Drs. H. Abdullah AR, MA dalam laporannya mengatakan, peserta yang mengikuti pembekalan KPM gelembang II ini berjumlah 200 orang yang terdiri dari  dari 33 laki-laki 167 perempuan.


"Pembekalan KPM ini dilaksanakan selama 2 hari, jumlah peserta 200 orang terdiri dari 33 laki-laki 167 perempuan, akan ditempatkan di kecamatan Peudawa dan Idi Timur dalam Kabupaten Aceh Timur," katanya.


Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Basri Ibrahim, MA dalam sambutannya mengakatan, KPM merupakan suatu kegiatan Tri Dharma pergururan tinggi yaitu aplikasi pengabdian kepada masyarakat.


Basri menyebutkan, Meski KPM cukup populer, tetapi memiliki makna yang subtansial, karena mahasiswa akan menjadi pemimpin di masyarakat.


"Ada beberapa makna penting dalam pelaksanaan KPM, pertama sebagai calon sarjana dan pemimpin di masa yang akan datang, anda akan harus peka terhadap persoalan dan permasalahan di tengah masyarakat, artinya anda harus belajar mengetahui kondisi masyarakat" ujarnya.


Yang kedua, kata Basri, mahasiswa KPM harus belajar menghayati kondisi selama melaksanakan KPM.


"Anda harus paham bagaimana anda belajar menjadi nara sumber, ketua kelompok, memimpin rapat di tengah – tengah masyarakat, karena peristiwa – peristiwa kecil tersebut merupakan modal untuk masa depan anda" jelasnya.


Yang ketiga, Lanjut Basri, ada proses memberikan ilmu kepada masyarakat yang memiliki umur sangat variasi.


"Kalau anda mengajar di sekolah sudah jelas usia peserta didiknya, tapi jika anda mentransfer ilmu kepada masyarakat sesuai dengan bidang ilmu yang anda miliki, dengan usia masyarakat yang berbeda – beda tentu harus memiliki seni untuk menyampaikan ilmu tersebut" terangnya.


Makna KPM yang terakhir adalah belajar dari Masyarakat, sebut Basri, masyarakat merupakan guru bagi mahasiswa KPM, untuk itu Basri berharap agar mahasiswa nantinya banyak belajar dari masyarakat di lokasi KPM.


"Anda harus banyak belajar dengan masyarakat, belajar terhadap gerak dan prilaku dalam masyarakat yang dapat menjadi iktibar dalam menjalakan proses kehidupan," tandasnya.(IW)
Bagikan:
KOMENTAR