Masuk Kampong Orang Utan Hebohkan Warga Oboh


author photo

13 Mar 2018 - 19.39 WIB


Radaraceh --- warga Desa Oboh Kec.Runding Kota Subulussalam dihebohkan kehadiran beberapa satwa yang dilindungi Orang Utan (Pongo Abelii) sekitar 1 kilometer dari perkampungan mereka, Selasa (13/03).


Menurut warga kampong/desa Oboh Kec.Runding kehadiran satwa Orang Utan ini didesa mereka sejak beberapa pekan terakhir.Khawatir terjadi konflik dengan satwa tersebut warga melaporkan hal ini ke pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).


Pihak BKSDA langsung melakukan evakuasi dengan mengusir dan mengiring Orang Utan tersebut masuk ke wilayah hutan konservasi.


Menurut Jay petugas Komite Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK )Orang Utan jantan yang beratnya diperkirakan 50 kilogram ini sudah berhari hari bertengger membangun sarang diladang warga yang jaraknya 1 kilometer dari pemukiman. Sehingga membuat warga tak berani menggarap kebun mereka.Khawatir Orang Utan menyerang para pekerja di ladang,warga pun melaporkan satwa bernama Latin Pongo Abelii ini ke pihak BKSDA Kota Subulussalam.


Petugas BKSDA bekerja sama dengan personil World Conservation Society (WCS) dan Orang Utan Information Center (OIC) serta petugas Komite Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) melakukan upaya evakuasi dengan cara menghalau satwa tersebut masuk kembali ke hutan.


Meski sempat enggan diusir namun Orang Utan ini pun akhirnya bergeser dan menuju ke arah hutan.


Rencananya pihak BKSDA akan terus memantau pergerakan Orang Utan ini.Bila masih kembali ke areal pemukiman pihak BKSDA akan melakukan evakuasi dengan cara pembiusan lalu mengembalikan ke habitatnya,"ujar Jay.(D)
Bagikan:
KOMENTAR