Difasilitasi P3MD Gandapura, Tim Inspektorat Bireuen Pemateri Pelatihan Perangkat Gampong


author photo

7 Mar 2018 - 16.26 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Tiga Desa, Gampong Pante Sikumbong, Gampong Dama Kawan dan Gampong Pulo Gisa Kecamatan Gandapura menggelar secara serentak Pelatihan Peningkatan Kapasitas Keuchiek dan Aparatur Pemerintah Gampong serta Lembaga Gampong lainnya, berlangsung di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah Kecamatan Gandapura, Rabu (7/3/2018)

Kegiatan dengan menggunakan dana tahun anggaran 2017 tersebut turut difasilitasi tim Pendamping Desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kecamatan Gandapura.

Pelatihan yang mengusung tema "Mewujudkan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera" di isi pemateri dari Kabupaten Bireuen, yang dibagi dalam dua sesion pagi pukul 08.30 WIB s.d 13.00 WIB dan sore pukul 14.00 WIB s.d 16.30 WIB.

Pemateri dari Inspektorat Bireuen, Afwadi dalam materi pembukanya memaparkan tentang Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) mulai Keuchiek, Sekdes, perangkat gampong serta lembaga Tuha Peut, Tuha Lapan dan lembaga gampong lainnya.

Dikatakannya, " Pemerintah Gampong merupakan satuan terkecil dalam susunan Pemerintahan Negara Republik Indonesia, agar Pemerintah gampong (Desa-red) yang dipimpin Keuchiek/ Kepala Desa selaku Eksekutif dan Lembaga Tuha Peut sebagai Legislatifnya gampong harus sinkron dalam menjalankan roda pemerintahan gampong. 

Untuk itu, mulai dari Keuchiek, Perangkat gampong, lembaga Tuha Peut dan lembaga desa lainnya harus harmonis. Dimana, pemerintah sudah mengatur apa yang menjadi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) setiap aparatur desa", sebut Afwadi 

Sambungnya, "hal paling urgen dalam menata desa dengan menciptakan kekompakan dalam menjalankan tugas antar perangkat desa dan lembaga desa sehingga masyarakat akan mendukung sepenuhnya kinerja aparatur desa sesuai dengan yang diamanahkan dalam UU Desa No.6 Tahun 2014, karena itu merupakan kunci sukses jalannya pemerintah gampong dalam mengelola dana desa khususnya serta hak dan kewajiban apatur lainnya", sebut Afwadi


Lanjutnya, "Disamping itu, terwujudnya transparansi pemerintah desa  dalam mengelola Alokasi Dana Gampong (ADG) dari Kabupaten dan Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat itu sangat penting, demi tercapainya tujuan pembangunan yang tercantum dalam APBG tahun berjalan. Maka dari itu dengan adanya Pelatihan ini, sehingga menambah pemahaman kepada aparatur gampong dan mari kita jalankan sesuai Tupoksi masing masing para pelaku didesa sesuai dengan aturan yang berlaku yang akan kita pelajari dalam materi hari ini", terang Afwadi 

Sementara itu, Dr, Endang Syahrini, SE, AK, juga pemateri dari Inspektorat Bireuen, menguraikan secara mendetail terkait tata cara pelaporan Keuangan Dana Desa secara akuntabel.

Kata Endang, "Untuk mewujudkan Transparasi pertanggungjawaban Keuangan Dana Desa, maka Keuchiek selaku Penguasa Anggaran harus transparansi dalam mengelola dana desa, tentu hal ini harus di dukung dengan kinerja yang baik dari Sekdes, Bendahara Gampong dan perangkat desa, serta lembaga desa lainnya" 

Ditambahkannya, "maka aparatur desa harus melakukan pencatatan keuangan di setiap kegiatan Gampong yang menggunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Gampong (ADG) secara akuntabel, karena satu rupiah saja harus bisa dipertanggungjawabkan nantinya, karena itu uang negara juga uang milik masyarakat" Endang

Tampak hadir, Tim pemateri dari Inspektorat Bireuen, Afwadi, Dr, Endang Syahrini, SE, AK, Ketua Koordinator P3MD Gandapura Muzakkir, S.Ag, PDP  Musliadi, PDP Yusniati, PLD Muhd. Yanis, SE, PLD Julia, S.Pd, PDTI Akmal Marizal, ST,  PLD Sofyan R, S.Pd, Keuchiek Gampong Pante Sikumbong Sabri Abdullah, Keuchiek Gampong Pulo Gisa Hasan Ibrahim, Keuchiek Gampong Dama Kawan Azhari Is dan puluhan aparatur gampong serta Kader TP PKK, Kader Posyandu dan BKB di tiga desa tersebut. (***)



Bagikan:
KOMENTAR