Lulusan Kebidanan Umuslim Dilantik


author photo

22 Feb 2018 - 16.27 WIB


RADAR ACEH | Bireuen - Sebanyak 64 lulusan diploma III kebidanan Universitas Almuslim peusangan bireuen angkatan VIII diambil sumpahnya, kemudian dilantik untuk menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia, prosesi tersebut berlangsung di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan Kampus Universitas Almuslim, Kamis (22/2).


Pengambilan sumpah dilakukan kepala Dinas Kesehatan Bireuen dr.Amir Addani,M.Kes dan pelantikan profesi bidan dilakukan oleh ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Aceh Hj.Syahbandi,Amd.keb,.S.Kep.


Laporan Direktur diploma III kebidanan dibacakan wakil direktur bidang akademik Siti Rahma, M.Kes bahwa jumlah yang dilantik hari ini sebanyak 64 lulusan, Alhamdulillah mereka semuanya sudah berkompeten nasional karena semuanya sudah lulus uji kompetensi secara nasional,"urai Siti Rahmah.


Menurut Siti Rahmah, walaupun pencapaian kompetensi sudah sangat memuaskan , namun pihaknya akan terus berusaha untuk membina dan membimbing lulusan agar dapat terus meningkatakan kompetensi lagi sesuai tuntutan zaman.


Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,MSi pada acara pelantikan dan pengambil sumpah 64 lulusan program studi Diploma III Kebidanan, pihaknya sangat bangga apa yang telah dicapai diploma III kebidanan, menurutnya sudah sangat banyak prestasi yang telah diperoleh kebidanan.


Menurut H.Amiruddin Idris, pihaknya bersama jajaran yayasan masih tetap ingin mewujudkan lahirnya rumah sakit dan pembukaan program studi kebidanan strata satu (S1), untuk itu pihaknya sangat mengharapkan dukungan semua pihak dalam upaya mewujudkan program tersebut.


Menurutnya untuk rumah sakit, karena berbagai hal dimasa lalu, khususnya adanya mis komunikasi dan sekarang kita akan memperbaiki kekurangan tersebut untuk terwujudnya program rumah sakit.


Sedangkan pengembangan program Diploma kebidanan ke jenjang Strata satu (S1 , selama ini terkendala dengan SDM dosen, tetapi Insya Allah dalam waktu dekat umuslim akan kembali beberapa dosen magister (S2) kebidanan, yang telah kita sekolahkan di luar Aceh, mereka akan pulang, dalam dua tahun ini kita akan coba usulkan ke pemerintah di Jakarta,"ujar H.Amiruddin Idris.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Aceh Hj. Syahbandi, Amd.keb,.S.Kep, merasa bangga dan salut kepada kebidanan Umuslim, yang merupakan lembaaga pendidikan swasta di aceh yang paling banyak alumninya lulus dalam uji kompetensi secara nasional.


Ketua IBI Aceh juga mengharapkan lulusan kebidanan umuslim, agar bisa meningkatkan berbahasa asing, karena tantangan kedepan semakin berat dan kompetitif karena dengan berlakunya era pasar bebas sekarang, tidak menutup kemungkinan para lulusan kebidanan di Aceh nanti akan dapat bekerja ataupun melanjutkan pendidikan keluar negeri.


"Lulusan jangan hanya berhenti sampai diploma III saja, kalau memungkinkan silakan para lulusan untuk bisa melanjutkan ke jenjang strata satu (S1), karena lulusan strata satu kebidanan masih sangat langka di Aceh" jelas Hj.Syahbandi, Amd.keb,.S.Kep.


Dari 64 lulusan tiga lulusan dinyatakan sebagai cumlaude, mereka Safinatun Naza, IPK 3,95, Della Afrita Sari, IPK 3,95 dan Nakhiatul Miskha, IPK 3.94.


Prosesi pelantikan berlangsung meriah turut dihadiri pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Aceh, Jajaran Dinas Kesehatan Bireuen , Rumah sakit, sejumlah kepala puskesmas dan Bidan Mitra dari kabupaten Bireuen,Aceh Utara dan kota lhokseumawe serta orang tua wali lulusan (Fau)
Bagikan:
KOMENTAR