Kapolda Aceh Pantau Persiapan Pilkada Serentak 2018 Kota Subulussalam


author photo

22 Feb 2018 - 11.46 WIB


Radaraceh --- Sekira pukul 08.30wib Kapolda Aceh Irjend Pol Rio Septianda Djambak tatap muka dengan pihak pemerintah Kota Subulussalam,Para pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam,Komisioner KIP dan Panwaslih diruang Aula LPSE Kota Subulussalam,Kamis (22/02).


Acara yang dipimpin dan dibuka langsung oleh Kapolda Aceh tersebut berjalan hikmad.Ketika sampai pada seson tanya jawab timbullah beberapa pertanyaan yang menarik dilontarkan oleh beberapa Paslon.


Ketua Panwaslih Asmadi SKM yang menjawab pertanyaan seputar uang saku kampanye mengatakan batas maksimum kategori money politik dalam Pilkada Subulussalam kita tetapkan sebesar 100 ribu rupiah.Dan sesuai Qanun Aceh no 12 yang mengatakan setiap Paslon ketika akan kampanye harus melaporkan terlebih dahulu ke pihak kepolisian,"ujar Asmadi.


Ketua KIP Subulusalam Drs.Syarkawi terkait jadwal Kampanye Umum Terbuka mengatakan akan mengatur tempat khusus bila dilaksanakan kampanye terbuka.Saat ini kampanye umum terbuka  belum kita laksanakan,"ujarnya.


Paslon nomor urut 2 pada saat itu mempertanyakan tentang rumah sewa dinas beberapa pejabat yang menjadi Paslon Walikota maupun Tim Paslon yang memasang Alat Peraga Kampanye.Pertanyaan ini dijawab oleh Panwaslih dan Kapolda menghimbau jika memang masih rumah sewa dinas agar jangan memasang Alat Peraga Kampanye.


Sedangkan paslon nomor urut 4 bertanya kepada Sekda yang diwakili asisten I terkait netralitas ASN dijajarannya.Asisten I M.Yakub,MM langsung  menjawab dengan mengatakan kita sudah dapat surat dari permendagri terkait hal tersebut dan sudah kita sampaikan melalui surat kepada seluruh SKPK dan perangkat desa,"ujar Yakub.


Kapolda Aceh Irjend Pol Rio Septianda Djambak menghimbau agar para Paslon, Parpol dan simpatisan ikuti aturan dan perundang undangan.Jika terjadi kasus money politik maka akan berurusan dengan hukum.Dan kenetralitasan ASN harus dijaga, untuk itu pihak pemerintah harus menyampaikan hal ini sampai ketingkat bawah.

Jagalah ketertiban umum di masyarakat, kalah menang dalam Piljada adalah Hidayah Tuhan YME. Hindari ujaran kebencian antar Paslon dan paslon harus siapkan jadwal sesuai aturan imbau Kapolda Aceh.(D)
Bagikan:
KOMENTAR