Edy Rahmayadi Maju Pilgub, Bantah Dirinya Haus Kekuasaan


author photo

16 Feb 2018 - 21.38 WIB


RADAR ACEH | Medan– "Sebulan lalu saya ini jagoan. Kekuasaan saya mulai dari Sabang sampai Merauke dan yang saya perjuangkan saat ini hanya mulai dari Nias sampai Langkat. Jadi dimananya saya haus kekuasaan".


Hal itu dikatakan Edy Rahmayadi, dihadapan seribuan orang pendukungnya yang berkumpul di Rumah Juang Relawan Eramas di Jalan Cik Di Tiro, Medan, Jum'at (16/2/2018).


Jenderal TNI itu menegaskan bahwa keikutsertaan dirinya dalam politik semata mata hanya ingin membenahi Sumut menjadi daerah yang lebih bermartabat.


Edy juga mengaku kesal atas tudingan yang menyebut dirinya haus kekuasaan paska memutuskan maju dalam putaran Pilgub Sumut 2018. Ia juga menjelaskan wewenangnya sebagai Pangkostrad jauh lebih besar dibanding gubernur.


Forum relawan ini dihadiri seluruh koordinator daerah di Sumatera Utara serta masyarakat Aceh yang berdomisili di Sumatera Utara.


"Pak Edy telah mengorbankan jabatan Pangkostrad demi mengemban amanah sebagai pemimpin Sumatera Utara. Kami menilai ini sebagai wujud pengorbanan besar dan sangat perlu di apresiasi," ujar Ketua Tim Geutanyo untuk Eramas, Ruslan M Daud.


Ketua DPC Gerindra Bireuen ini berharap para pendukung Eramas bisa menjaga pengorbanan tersebut dengan menjalankan kampanye jujur dan santun sesuai dengan tuntutan peraturan dan nilai-nilai ke Islaman serta adat dan budaya Indonesia. 


Politisi yang digadang-gadang maju menjadi anggota DPR RI melalui dapil II Aceh ini mengingatkan agar seluruh relawan tidak melakukan kampanye hitam.


"Saya rasa dengan tidak melakukan kampanye hitam, fitnah dan kebohongan sudah membantu Pak Edy dalam berjuang untuk menjadikan Sumut bermartabat," pungkas Ruslan didampingi Bendahara Tim Geutanyoe untuk Eramas, Arbie Abdul Gani.[SR]
Bagikan:
KOMENTAR